Tak Kecipratan Nasi Bungkus, Warga Gang Asoka Bertahan dengan Mie Instan

1314

Dringu (WartaBromo) – Pasokan nasi bungkus untuk korban banjir di Kecamatan Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo tak merata. Sejumlah warga pun bertahan hidup dengan mengkonsumsi mie instan.

Seperti yang dialami oleh 25 Kepala Keluarga (KK) di Gang Asoka RT 3 RW 2 Dusun Krajan Bandaran, Desa Dringu. Sejak banjir pertama pada Sabtu, 27 Februari hingga Senin pagi, 1 Maret 2021, mereka tak merasakan nasi masuk ke dalam lambung. Tak ada petugas yang membagikan nasi bungkus bagi korban banjir.

“Makan roti dari saudara, tadi malam ponakan saya nangis. Ndak ada bantuan, tadi pagi dari jne. Kalau kemarin ndak ada, masak mie dengan air kotor. Sekarang tidak bisa ngapa-ngapain, airnya kotor,” sebut Sri Lestari, warga Gang Asoka sembari menangis pada Senin pagi.

Bahkan pada Minggu malam, ketika ketinggian air sudah diatas pinggang orang dewasa, mereka ketakutan. Tak ada petugas yang datang untuk berusaha mengevakuasi warga, utamanya lansia. “Ndak ada petugas sama sekali. Kalau masuk Gang Asoka belum ada,” tambah Sri.

Serupa dengan Sri Lestari, warga lainnya juga mengamini pernyataan perempuan itu. “Kita di sini kan takut mau keluar, arus air di jalan sangat kencang sekali seperti sungai. Ya makan mi instan, bantuan nasi baru tadi pagi datang. Yang dibutuhkan ya makanan, karena kompor sudah tidak bisa digunakan,” sebut Happy Lailatunsyah, warga lainnya.

Pasca banjir, warga pun mulai bersih-bersih lumpur. Baik yang ada di dalam rumah, jalan maupun saluran air. Sebagian lainnya, mengungsikan barang-barang ke rumah sanak keluarga yang posisinya lebih tinggi.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Desa / Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo kembali dilanda banjir pada Minggu malam, 28 Februari 2021. Banjir itu, merupakan yang kedua kali dalam 2 hari. Ketinggian air bahkan lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya. (saw/saw)

Simak videonya: