Bencana Beruntun, Ini Peta Rawan Bencana di Kabupaten Pasuruan

615
Tebing di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang longsor, Selasa (2/3/2021).

 

Bangil (WartaBromo.com) – Kerap dilanda bencana alam, BPBD Kabupaten Pasuruan ungkap wilayah rentan bencana alam. Separuh lebih wilayah Kabupaten Pasuruan rentan mengalami bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Haris mengungkapkan, dua jenis bencana alam sering melanda wilayah setempat, yakni bnnjir dan tanah longsor. Dari rekam jejak tersebut, BPBP telah memetakan wilayah yang rentan bencana.

“Pertama banjir. Ada 9 kecamatan yang rawan banjir, yakni Kecamatan Bangil, Beji, Gempol, Kraton, Rejoso, Pohjentrek, Winongan, Grati, dan Gondangwetan,” ungkap Harris, yang juga Camat Kraton, Rabu (3/3/2021) sore.

Tak hanya banjir, sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan yang terdiri dari pegunungan juga berpotensi longsor. Selain itu, sejumlah wilayah hutan sebagai penyangga resapan air juga mulai menipis.

“Ada 6 wilayah yang rawan longsor, meliputi Kecamatan Tosari, Puspo, Lumbang, Prigen, Tutur dan Purwodadi,” sambungnya.

Secara spesifik, data dari BPBD, mencatat seluruh desa di Kecamatan Tosari berpotensi longsor, yakni Desa Baledono, Kandangan, Mororejo, Ngadiwono, Podokoyo, Sedaeng, Tosari, Wonokitri
Termasuk di antaranya Desa Andonosari yang beberapa hari yang lalu sempat longsor.

“Yang di Tosari, 8 desa itu termasuk rawan longsor semua. Termasuk struktur tanahnya berpotensi longsor. Kemiringan tanah,yang cukup curam. Dan sebagian hutan juga sudah gundul. Nah, itu hubungannya dengan Perhutani nanti,” urainya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tanah longsor sempat menenggelamkan rumah di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Sementara itu, di seberang tanah yang longsor di Desa Ngadiwono, sejumlah 4 rumah tercatat rawan longsor. Seluruhnya berada di RT 4 RW 2 Dusun Ledoksari Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari. (oel/asd)