Ajak Nenek untuk Kelabui Polisi, Kawanan Pencuri Tertangkap di Pintu Tol Leces

3531

 

Leces (wartabromo.com) – Upaya kabur kawanan pencuri kendaraan bermotor digagalkan polisi di pintu tol Paspro exit Leces. Saat diburu, mereka mencoba mengelabui polisi dengan mengajak seorang nenek menumpang mobil yang dikendarainya.

Dalam video amatir berdurasi 3 menit 44 detik, tergambar detik-detik polisi menangkap pelaku kriminal itu. Polisi yang melakukan penangkapan merupakan gabungan dari Polsek Leces, Polres Pasuruan Kota, dan Polres Malang Kota. Lokasinya berada di pintu keluar gerbang tol Pasuruan-Probolinggo sisi timur, termasuk Desa/Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Nampak petugas mengeluarkan beberapa kali tembakan ke udara. Terdengar juga teriakan polisi agar pengendara minibus putih segera keluar. Sementara pintu gerbang tol, disekat dengan bus Harapan Indah serta dua mobil yang dikendarai petugas.

Minibus yang ditumpangi kawanan pencuri juga sudah diapit dua unit mobil petugas. Sehingga pelaku sepertinya sudah kesulitan untuk kabur. Meski begitu, penangkapan berlangsung dramatis dan alot karena pelaku enggan keluar dari mobil yang dikendarai.

“Penangkapan itu, terjadi pada Selasa dinihari atau sekitar pukul 00.30 WIB,” terang Kapolsek Leces, AKP Ahmad Ghandi, Selasa (23/3/2021) siang.

Ghandi menjelaskan, petugas dari Satreskrim Polres Pasuruan Kota sebelumnya mengejar pelaku pencurian pikap tersebut, di jalur tol Paspro (Pasuruan-Probolinggo). Kawanan ini kabur menggunakan minibus putih nopol N-1721-FQ.

“Kemudian meminta bantuan pada kami, untuk melakukan penyekatan di pintu keluar gerbang timur tol Paspro. Sehingga pelaku bisa diamankan dan ditangkap petugas tanpa perlawanan,” jelasnya.

Dalam video amatir yang beredar, ada 3 pelaku yang diamankan oleh polisi. Tampak juga seorang nenek di antara mereka.

Menurut Ghandi, pelaku membawa seorang nenek untuk mengelabui petugas saat melarikan diri. Hal itu dilakukan untuk mengesankan kalau mereka merupakan rombongan keluarga yang sedang dalam perjalanan.

“Kami harus ekstra hati-hati karena ada warga sipil di dalam mobil bersama pelaku. Nenek ini gak kenal sama pelaku. Mungkin dia hanya diajak dan dikasih uang,” lanjutnya.

Bersama pelaku, polisi gabungan mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari satu unit mobil minibus warna putih berikut seperangkat alat untuk mencongkel pintu mobil. Alat itu berupa kepala magnet untuk membuka tutup kunci motor serta aneka bentuk dan ukuran kunci T.

Para pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota untuk menjalani proses hukum. Mereka yang diamankan ini, merupakan buronan kasus pencurian kendaraan bermotor jenis pikap. Dijelaskannya, jelajah operasi kawanan pencuri tersebut menjangkau di sejumlah lokasi wilayah Jawa Timur, di antaranya Pasuruan dan Malang.

“Kalau identitas pelaku bukan wewenang kami. Polsek Leces hanya membantu pencegatan dan penangkapan pelaku. Karena memang kami hanya dimintai bantuan untuk melakukan penyekatan. Saat ini kasus tersebut masih dikembangkan oleh Satreskrim Polres Pasuruan Kota,” tandas Ghandi. (lai/saw/ono)

Simak videonya: