Ini Penuturan Sang Kakak Ihwal Adiknya yang Tewas Dibunuh

2295
Korban Akhmat Wahyudi (kiri) semasa hidup. Foto: Istimewa.

 

Beji (WartaBromo..com) – Korban pembunuhan yang ditemukan di lapangan sepakbola, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji merupakan sosok yang pendiam.

Mufidah, kakak kandung Akhmad Wahyudi, mengungkapkan, adiknya yang berumur 18 tahun ini jarang bercerita tentang kondisi yang dialami. Sebagai kakak, hanya sedikit mengetahui masalah yang dialami oleh korban.

“Gak tau terbuka kalau sama aku, gak tau omong-omongan masalah-masalahnya,” ungkap Mufidah, Kamis (25/3/2021).

Sehari-hari, korban yang bekerja sebagai tukang servis sound system di Desa Klangrong, Kecamatan Kejayan, ini menurut Mufidah, tidak memiliki masalah dengan orang sekitar Desa Klangrong.

“Kalau sama anak sini gak, kalau sama anak luar ya gak tau,” sambungnya.

Korban yang sebelumnya berada di RS Pusdik Brimob, Watukosek sudah dibawa ke rumah duka dan dikebumikan. Mufidah berharap, pelaku pembunuhan adiknya bisa segera ditemukan.

“Semoga cepat ketemu pelakunya,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan memastikan bahwa korban merupakan korban pembunuhan. Berdasarkan luka yang dialami korban.

“Kami pastikan itu korban pembunuhan, dengan luka tusuk sejumlah 5 luka di badan dan lehernya ada bekas luka,” kata Rofiq, saat ditemui WartaBromo., di Mapolres Pasuruan, Jumat (26/3).

Pihaknya masih menyelidiki motif dibalik pembunuhan ini. Penyelidikan sebelumnya difokuskan untuk mengungkap identitas korban.

“Makanya kami sebarkan foto dan informasi tentang korban, bhabinkamtibmas kami kerahkan untuk mengungkap identitas korban. Setelah identitasnya terungkap, dapat dibentuk modusnya, motif pembunuhan, apakah dendam, atau apa. Nanti kita sampaikan perkembangannya,” bebernya. (oel/asd)