Bak Koboi, Perempuan 18 Tahun Ini Berhasil Lumpuhkan Dua Pejambret Sekaligus

11599
Riska, korban yang nekat mengejar dua pelaku jambret. Foto: Miftahul Ulum.

 

Prigen (WartaBromo.com) – Bak seorang koboi, Riska Nur Aisyah, berhasil melumpuhkan dua penjambret HP miliknya sendirian. Saat berusaha mengejar penjambret, ia berhasil menendang sepeda motor pelaku hingga menabrak pagar rumah warga.

Kejadian ini terjadi di Jalan Raya Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Minggu (4/4/2021) pagi. Hp Riska bermerek Redmi Note 8 A Pro diambil pelaku saat ia hendak pergi ke rumah temannya.

Menurut penuturan Riska, saat itu, ia menaruh hpnya di tempat barang motor. Perempuan yang masih berumur 18 tahun ini, sudah mengetahui ada dua pelaku yang menguntitnya dari belakang.

“Dia nyalip dari kiri, ngambil hp saya, terus ngejek gitu. Tau begitu, disitu saya minta tolong,” kata Riska, di Mapolsek Prigen.

Tidak mendapat respons dari pengendara lain, perempuan asal Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan ini memutuskan untuk mengejar pelaku sendiri. Sesampainya di Simpang Tiga Bulukandang, pelaku berhasil ditendang korban hingga menabrak pagar rumah warga.

“Saya tendang motornya, terus nabrak pagar warga,” sambungnya.

Sebelumnya, pelaku sempat mengecoh Riska dengan menjatuhkan casing hp miliknya. Namun, tidak berhasil hingga Riska berhasil mengejar dan menendang motor pelaku.

“Setelah jatuh, terus dia lari ke perumahan, satunya ke jurang, yang di perumahan dimassa sama warga,” ujarnya.

Riska sendiri tidak mengalami luka sedikitpun. Ia mengaku terdesak sehingga berani melawan penjambret sendirian.

“Sudah kepepet, berani saja,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Prigen AKP Bambang Tri S mengatakan, mendapati laporan adanya penjambret yang dimassa warga, pihaknya segera mengamankan satu pelaku. Sementara pelaku lain berhasil kabur melewati jurang.

“Satu pelaku berhasil ditangkap dan dihajar warga, satunya berhasil kabur karena masuk ke jurang,” kata Bambang.

Pelaku bernama Moch Ilyas (32) asal Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, sudah diamankan di Mapolsek Prigen. Namun, pelaku belum bisa dimintai keterangan oleh polisi karena bonyok dihajar warga.

“Kami belum mengetahui informasi pelaku apakah sudah sering beroperasi di wilayah Prigen, karena kondisinya belum normal, belum bisa dimintai keterangan,” tutupnya. (oel/asd)

Simak videonya: