Hiks! Ternyata Ini Tanda Mati Rasa Karena Putus Cinta

7838
Ilustrasi putus cinta oleh Freepik.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Putus cinta memang bisa membuat seseorang merasa kehilangan segalanya. Bahkan, bagi yang sudah stress akut karena patah hati, bisa tiba-tiba mati rasa.

Fenomena ini terjadi karena seseorang terlalu merasa kecewa. Khususnya bagi orang yang putus cinta karena dikhianati hingga menjalani toxic relationship sebelumnya.

Perasaan trauma yang amat dalam membuat seseorang merasa enggan mencintai lagi. Gawatnya, kejadian patah hati ini dapat membuat seseorang berbalik hati dan memutuskan mencintai sesama jenis!

Kelainan tersebut sebenarnya bermula dari matinya sebuah rasa hati. Sayangnya, tidak banyak orang menyadari hal ini, padahal jika dibiarkan bisa berubah menjadi pembahasan serius.

Lantas, apakah ada tanda seseorang yang sudah mati rasa karena putus cinta? Tentu saja.

Baca Juga :   Sering Terabaikan, Ini Fakta Miss V yang Tak Banyak Diketahui

Dinukil dari beberapa sumber, ini dia tanda-tandanya!

  1. Cenderung Cuek Kepada Lawan Jenis

Agar luka lama tidak datang kembali, orang yang sudah patah hati akut terkesan mengabaikan orang yang sedang berupaya melakukan pendekatan. Hal ini dilakukan bukan karena sakit hati melihat orang itu, hanya saja ia menjaga diri agar tidak disakiti oleh luka lama lagi.

  1. Suka Menyendiri

Seseorang yang mati rasa setelah putus cinta lebih suka menyendiri. Bukan karena anti sosial, tetapi ia beranggapan kesendirian lebih membuat tenang setelah lelah menjalin hubungan yang tidak sehat dengan pasangannya dahulu.

Bentuk menyendiri ini tidak serta merta dihabiskan dengan melamun. Terkadang orang yang sudah mati rasa malah lebih menyibukkan diri dengan melakukan kegiatan yang disukainya. Semua ini dilakukan untuk melampiaskan dan melupakan semua rasa sakitnya.

  1. Lebih Santai Saat Melihat Pasangan Lain
Baca Juga :   Ini Kandungan Kosmetik yang Harus Dihindari oleh Ibu Hamil

Patah hati hebat yang meninggalkan luka teramat dalam bagi seseorang akan membuat orang itu lebih santai menjalani kehidupan. Bahkan, ia tidak lagi mempermasalahkan kehidupan orang yang berpasangan.

  1. Fokus Pada Karir atau Pendidikan

Ketika berada pada fase terendah kekecewaan, orang yang patah hati hanya fokus pada tujuan hidupnya. Misalnya karir dan pendidikan yang sempat diabaikan karena terlalu fokus memikirkan masa depan dengan pasangan.

  1. Memprivasi Semua Akun Sosial Media

Kata sebagian orang, ketika seseorang mengalami patah hati dengan cintanya yang paling dalam, dia akan berubah menjadi tertutup. Segala media sosial yang dimiliki pun suka diubah menjadi privat. Sehingga yang dapat melihat hanya orang-orang pilihan. (trj/may)