Wanita Wonoasih Dibegal di Depan Rumahnya

1894

Wonoasih (wartabromo.com) – Seorang wanita di Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, jadi korban begal motor. Ironisnya, aksi itu dilakukan di depan rumahnya, yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari Polsek Wonoasih.

Petaka terjadi ketika Siti Mujaidah (42), warga RT2/RW1 Kelurahan Wonoasih, hendak mengantar tetangganya, Senin (6/4/2021) subuh. “Saat itu mama memang diminta tolong tetangga dekat sini, untuk mengantar ke suatu tempat. Masih pagi sekali, sekitar setengah lima itu,” kata anak Siti, Dandira Affah, Senin siang.

Sesaat setelah mengeluarkan motor dari dalam rumah, Siti langsung mengendarai motor matic kelir abu-abu itu. Tapi belum sampai jalan raya, masih berada di halaman rumah, tiba-tiba ada sesosok lelaki membonceng Siti.

Tangan kiri lelaki itu melingkar (memiting) leher Siti. Sedangkan tangan kanannya menyerang leher Siti dengan alat yang mengeluarkan arus listrik (semacam elcetrik gun). Mendapat serangan di leher, korban terkejut sampai akhirnya roboh, bersama motor yang dikendarainya.

Mengetahui korbannya roboh, pelaku yang masih berada di belakang korban, berusaha mengambil alih motor matik nopol N2876PN itu. Saat hendak membawa motor itulah, korban berupaya melawan. Dengan cara menendang pelaku. Namun itu justru membuat pelaku marah. Sampai akhirnya melayangkan pukulan, ke bagian wajah Siti.

“Masih sepi sekali saat kejadian. Saya sendiri biasanya sudah bangun, tapi tadi pagi itu tidak bangun. Tahunya sudah rame-rame,” ujar salah satu tetangga korban.

Berhasil merebut motor korbannya, pelaku sempat dikejar dengan berlari oleh korban. Dari pandangan korban, pelaku kabur ke arah utara rumahnya, lalu belok kanan ke arah timur.

Dari keterangan anak korban, diduga pelaku sudah mengincar korban sejak awal. Pelaku bersembunyi di balik pagar pekarangan depan rumah korban. Dibuktikan dengan potongan tampar penutup pintu bambu pekarangan tersebut.

“Kalau potongannya seperti ini ya jelas bawa pisau dia (pelaku) itu. Beruntung ibu saya tidak sampai dilukai dengan pisaunya itu,” tutur Affah.

Melalui sambungan selular, Kapolsek Wonoasih, Kompol Khuzaeni membenarkan, adanya perampasan motor di halaman rumah itu. “Sudah kami tangani, sejumlah saksi dan korban sudah kami periksa,” katanya, singkat.

Dalam sepekan, aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah selatan Probolinggo sudah terjadi sekitar empat kali. Tiga kejadian di wilayah Wonomerto, lalu di Wonoasih ini. Ironisnya, aksi begal yang menimpa Siti, hanya berjarak sekitar 50 meter dari Mapolsek Wonoasih. (lai/saw)

Simak videonya: