Berkah Ramadan, Warga Binaan Lapas Pasuruan Dapat Pesanan Meronce Sorban

606

Pasuruan (WartaBromo.com) – Lapas Pasuruan meraup berkah pada awal Ramadan ini. Warga binaan dapat order meronce (merangkai) sorban hingga 10 kodi dalam 2 minggu. 

Kepala Lapas Kelas II B Pasuruan, Yogha Aditya Ruswanti mengatakan, order ini datang dari perusahaan sarung ternama. Dimana total 10 kodi sorban yang harus diselesaikan dalam 2 minggu.

“Alhamdulillah ini menjadi sebuah kepercayaan tapi sekaligus pekerjaan rumah (PR), karena meronce sorban ini dilakukan tanpa mesin sama sekali alias seluruhnya dikerjakan dengan tangan,” kata Yogha, di sela-sela melihat proses meronce sorban di Aula Pelatihan Lapas Pasuruan.

Yogha menambahan, untuk satu sorban handmade dibutuhkan waktu 1-2 jam. Ketelitian pengerjaan mulai dari komposisi benang jadi penyebab lamanya pengerjaan sorban. Ditambah lagi, sorban yang dipesan sudah memiliki merek dengan brand kenamaan. 

“Jangan sampai tidak rata. Jumlah ronce nya ada 75, dan itu semuanya harus sama antara satu dengan yang lain,” terangnya.

Orderan ini pun segera diselesaikan warga binaan yang mendalami kreatifitas meronce. Butuh waktu 6-7 jam dalam sehari untuk menyelesaikan orderan. 

“Sama seperti jam kerja. Dari pagi sampai sore. Kalau sudah sore, mereka kembali ke sel tahanan,” ungkapnya.

Karena seperti bekerja, maka warga binaan jika mendapat upah dalam bentuk premi. Selain itu kegiatan ini juga menambah kesibukan warga binaan, dan melatih keterampilan meronce. 

“Premi yang akan mereka dapatkan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama menjalani masa tahanan. Ya semoga saja ordernya ini semakin banyak,” jelasnya.

Rudi (29) salah seorang warga binaan mengaku tak dapat tekanan saat meronce sorban. Bahkan Ia bahagia bisa mendapat order ini. Sebab, premi yang didapat juga bisa ditabung untuk keluar dari penjara. 

“Ya lumayan bisa ditabung sedikit demi sedikit. Pokoknya buat tambahan makan setiap hari saja sudah Alhamdulillah,” ungkapnya. (mil/may)