Pengakuan Pelaku Kasus Bondet yang Tewaskan Pemuda di Danau Ranu

10204

 

Grati (WartaBromo.com) – Tersangka pelemparan bondet (bom ikan) di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, ditangkap polisi. Insiden pelemparan bondet yang tewaskan seorang pemuda ini dipicu hal sepele.

Tersangka, Mohamad Husalim Andik (26) menceritakan kronologi insiden yang terjadi di dekat Danau Ranu, Kecamatan Grati, pada Senin (19/04/2021) sekitar pukul 12.30 WIB tersebut.

Siang itu Andik naik sepeda motor Honda Vario bersama temannya berinisial ADT yang kini menjadi DPO. Sesampainya di lokasi, ia melihat korban, Muhamad Ramadhani, bersama teman-temannya sedang makan-makan.

Andik menyapa ke korban dan teman-temannya dengan kalimat “enak makan-makan rek”. Sapaan itu ditanggapi oleh salah satu teman korban, “monggo, Pak”.

Tetapi setelah itu tersangka malah berhenti, turun dari sepeda motor dan marah-marah kepada korban berikut teman-temannya. Bahkan tersangka juga mengancam akan melempar bondet.

Sialnya saat mengancam itu, tersangka sudah menggenggam bondet di tangan kanannya. Andik mengaku lupa kalau tangan kanannya sudah memegang bondet.

“Korban minta maaf. Tapi tetap saya pukul dengan tangan kiri, setelah itu saya pukul dengan tangan kanan. Tapi saya lupa kalau pegang bondet,” katanya dalam konferensi pers di Mapolres Pasuruan Kota, Selasa (20/04/2021).

Akhirnya bondet di tangan kanannya itu meledak mengenai kepala korban dan tangan tersangka. Mengetahui korbannya luka parah, tersangka dan temannya melarikan diri.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman mengatakan, tersangka ditangkap di sebuah rumah sakit wilayah Kota Probolinggo beberapa jam setelah kejadian. Pergelangan tangan pelaku putus karena ledakan bondetnya sendiri.

“Tersangka ini ternyata juga pernah ditahan di Rutan Bangil selama 3 tahun karena kasus pencurian sepeda motor,” kata Arman. (tof/ono)

Simak videonya: