Sidak Mamin Jelang Lebaran, Petugas Temukan PIRT Bermasalah

859

 

Mayangan (wartabromo.com) – Jelang lebaran, satgas pangan Kota Probolinggo gelar inspeksi mendadak ke sejumlah swalayan. Hasilnya, sejumlah produk ditemukan bermasalah pada izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) nya.

Sidak dilakukan oleh satgas pangan setempat pada Rabu (05/05/2021), dengan sasaran, pasar, distributor, agen dan swalayan. Tim pertama kali bergerak ke Gajah Mada Toserba, di jalan dr. Soetomo. Di lokasi itu tidak ada temuan berarti aelain kaleng biskuit yang penyok. Petugas sempat juga membongkar satu unit parcel, namun semuanya dipastikan aman.

Selanjutnya, di sejumlah swalayan, petugas menemukan kurma dalam kemasan besar, yang kemudian dipecah menjadi kemasan kecil. Pada temuan ini, pencantuman kadaluarsa ditumpuk. Serta adanya temuan PIRT yang dipalsu atau bahkan belum diperpanjang. Meskipun mencantumkan tanggal kadaluarsanya.

“Sebagai contoh, ada ini. Masa berlakunya lama. Ini kalau makanan basah seperti ini tidak rusak. Tapi semakin lama, kadar alkoholnya semakin tinggi. Kan di sini tertulis tape ketan, semestinya layak dimakan seminggu. Kalau lebih dari itu, kadar alkoholnya lebih tinggi, bukan tape ketan lagi,” jelas Asisten Pemerintahan Kota Probolinggo, Gogol Sujarwo, Rabu (5/5/2021).

Terkait temuan itu, satgas pangan menarik contoh barang yang bermasalah, serta melakukan pembinaan pada kedua belah pihak. Mulai dari pelaku UMKM atau produsen. Maupun pada pemilik swalayan.

“Kami juga meminta pada toko, untuk lebih selektif dalam menerima barang dari produsennya itu,” tegasnya.

Upaya itu dilakukan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat. Terutama dalam belanja dan mengkonsumsi makanan ringan dan minuman, saat momen lebaran. Dimana terjadi lonjakan signifikan, konsumsi aneka makanan ringan dan minuman, selama momen perayaan hari besar umat muslim itu. (lai/saw/may)