Viral Pengasuh Pondok Genggong Diserang Orang Tak Dikenal

7403

Probolinggo (WartaBromo.com) – KH Ahsan Qomaruzzaman (32), salah satu pengasuh Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, Kabupaten Probolinggo diserang oleh orang tak dikenal (OTK). Video pendek penyerangan pada putra KH. Moh. Hasan Saiful Islam itu pun viral di media sosial (medsos).

Ada 4 bagian video pendek yang diterima WartaBromo dari jejaring media sosial. Video itu, dibagikan secara berantai di WhatsApp dan Telegram. “Non Aka diserang oleh orang tak dikenal,” kata salah satu warganet.

Video pertama sebagai permulaan peristiwa tak mengenakkan tersebut. Dalam sebuah video berdurasi 29 detik, tampak kiai yang karib dipanggil Nun Aka itu yang tengah duduk. Dihadapannya ada seseorang yang berdiri dengan tegak. Tiba-tiba pada detik ke 11, pria tak dikenal tersebut melempar piring ke arah Nun Aka.

Sontak dengan refleks, Nun Akan menangkis lemparan itu. Kemudian mengejar dan menendang orang tak dikenal tersebut. Seorang pria lain yang berpakaian putih, kemudian berusaha menangkap pelaku. Meski begitu, pelaku masih terus berusaha menyerang cucu KH. Moh. Hasan Siafurridzal itu.

Video kedua hingga keempat, masing-masing berdurasi 16, 40 dan 46 detik. Video ini, memperlihatkan pelaku penyerangan sudah tertangkap. Pelaku kemudian diinterogasi oleh Nun Aka, apa motif penyerangan tersebut.

“Kamu nanya siapa Genggong yang nikah dengan putrinya Rhoma Irama, itu kan kiai Hasan Ainul Yaqin. Punya masalah apa kamu sama beliau. Terus apa motif kamu kok neyrang putra-putri, apa motif kamu. Tadi kok 2 kali balik ke sini,” kata salah satu pengasuh yang menginterogasi pelaku.

Kepolisian setempat, membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Sabtu sore, 15 Mei 2021. Lokasinya di Pondok Baitis Sholihin, Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan atau Genggong timur. Pondok ini diasuh oleh KH. Moh. Hasan Ainul Yaqin, putar KH. Moh. Hasan Saifurridzal, yang tak lain merupakan mantan suami Debby Rhoma Irama.

“Betul, ketika peristiwa itu terjadi, anggota kami merapat ke lokasi karena dotempon oleh pihak pesantren. Pelaku kemudian diamankan ke Mapolsek. Namun, karena TKP (tempat kejadian perkara) masuk wilayah hukum Polsek Krejengan, kami kemudian berkoordinasi. Kasus itu, sudah dilimpahkan dan ditangani oleh Polres Probolinggo,” kata Kapolsek Pajarakan, IPTU Sugeng Harianto pada Minggu, 16 Mei.

Pelaku diketahui bernama Nur Hasan (28). Pria berkepala plontos itu, diketahui berdomisili di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Saat ini, pelaku dibui di sel tahanan Polres Probolinggo untuk penyelidikan lebih lanjut. (saw/saw)

Simak videonya: