Pemkab Probolinggo Bakal Rekrut 3.374 Guru

1162

Kraksaan (WartaBromo) – Pemkab Probolinggo bakal merekrut 3.374 guru pada tahun ini. Perekrutan dilakukan melalui jalur pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), bukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin menyebut tahun ini, ada 2 jalur rekrutmen pegawai di lingkungan Pemkab Probolinggo. Yakni jalur PPPK dan CPNS.

“Rekrutmen paling banyak formasi PPPK, untuk tenaga guru. Kalau kuota CPNS untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis,” sebutnya pada Senin, 31 Mei 2021.

Pada 2 jalur itu, kuota dari pemerintah pusat total ada 4.218 formasi. Untuk jalur PPPK ada 3.836 formasi yang diperebutkan. Rinciannya, sebanyak 3.374 formasi untuk tenaga guru, 384 formasi tenaga kesehatan, dan 78 tenaga teknis.

Baca Juga :   Kapolres Probolinggo Akui Anggotanya Penyuka Sesama Jenis

Sementara untuk jalur CPNS ada 382 formasi. Rinciannya untuk tenaga kesehatan mendapat 313 Formasi dan tenaga teknis 69 formasi. “Rekrutmen CPNS dan PPPK ini semuanya langsung dari pusat,” sebut mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja tersebut.

Pihaknya, kata Hudan, tengah melakukan validasi untuk formasi CPNS tersebut. Nantinya, formasi CPNS dan PPPK itu, akan diumumkan serentak.

“Kami masih menunggu hasil validasi dan disetujui oleh Bupati untuk pengumuman persyaratan dan formasi detailnya. Pengumuman dan pelaksanaannya nanti akan serentak atau bersamaan,” tandas pria asal Ngalam itu.

Khusus formasi guru, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat, Fathur Rozi, menyebut angka itu lebih banyak dari yang diajukan. Dispendik mengajukan 3 ribu GTT (Guru Tidak Tetap) dan PTT (Pegawai Tidak Tetap) kepada pemerintah pusat. Tak disangka, pemerintah pusat justru memberikan kuota 3.374 formasi.

Baca Juga :   Selundupkan Pil Koplo dengan Dilemparkan ke Lapas Kota Probolinggo Pernah Terjadi

Rozi menyatakan Kabupaten Probolinggo kekurangan tenaga kependidikan. Selama ini, guru ASN dibantu oleh sekitar 2.300 GTT. “Sehingga pengusulan 3 ribu PPPK dirasa cukup untuk bantu proses pendidikan. Ya, kita kekurangan guru (ASN) di Kabupaten Probolinggo,” sebut ia ketika dikonfirmasi secara terpisah. (saw/saw)