Viral Komunitas Sedan Mewah Masuki Kawasan Konservasi Bromo

5176

 

Sukapura (wartabromo.com) – Jagad maya kembali heboh, setelah unggahan komunitas sedan mewah masuk ke areal konservasi Bromo Tengger Semeru beredar di osial media. Padahal, ada aturan khusus di kawasan konservasi itu, terkait kendaraan apa yang bisa masuk.

Unggahan itu menunjukkan adanya komunitas sedan mewah mercy, masuk areal laut pasir Bromo. Berdasarkan penelusuran, diperkirakan terjadi pada Sabtu 5 Juni 2021 lalu. “Benar sekitar Sabtu, karena iring-iringan sedan mewah itu bertemu dengan kami di Desa Jetak,” kata salah satu warga, Ali, Kamis (10/6/2021).

Dalam video tiktok yang diunggah akun @oldap_ di instagram, nampak sekumpulan sedan mewah berjajar rapi di laut pasir Bromo. Ada caption tertulis dalam unggahan itu. “Bromo naik JEEP X, Bromo naik mobil ceper √.”

Dalam video itu, nampak seorang pria menjelaskan bahwa ke Bromo bisa memakai mobil sedan dengan suspensi rendah atau ceper.

Tindakan itupun sangat disayangkan oleh pemerhati lingkungan dan wilayah konservasi Bromo Tengger Semeru. Humas Forum Sahabat Gunung, M. Anshori menyebut, pihaknya berupaya untuk duduk bersama dengan otoritas setempat. Yakni Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS).

“Harus ada evaluasi menyeluruh, mengenai masalah mobil pribadi yang masuk ke laut pasir. Aturan dan implementasi atau praktek, harus selaras. Agar tidak ada tumpang tindih, karena masuknya mobil pribadi itu akan membuat gap dengan para pelaku wisata, khususnya pengelola jeep,” jelasnya, melalui pesan singkat.

Untuk itu, lelaki yang akrab disapa Bang Ori ini bilang, monitoring dan pengawasan di tingkat paling depan, yakni pintu masuk kawasan menjadi sangat vital.

Unggahan sedan mewah masuk Bromo di Instagram itupun, menuai beragam komentar dari netizen. Mulai dari mempertanyakan masuk ke area laut pasir, mencari surat ijin masuk dan lain sebagainya. Rata-rata netizen mengeluhkan karena tidak boleh masuk Bromo dengan mobil pribadi.

Sementara itu, pesan konfirmasi melalui chat whatsapp dan telepon wartawan media ini ke humas BB TNBTS, Sarif Hidayat, belum mendapat respon. Terkait aturan masuk wilayah Bromo Tengger Semeru dan polemik ini. (lai/saw)

Simak videonya: