Segini Harta Tiga Pimpinan DPRD Kota Pasuruan, Siapa Paling Tajir?

1736
Kolase foto dari kiri: Dedy Cahjo Poernomo, Ismail Marzuki dan Farid Misbach.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pimpinan DPRD Kota Pasuruan telah melaporkan harta kekayaan mereka kepada Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Siapa yang paling kaya di antara mereka?

Untuk diketahui, ada tiga orang pimpinan di DPRD Kota Pasuruan. Mereka adalah politisi PKB, Ismail Marzuki Hasan selaku Ketua DPRD Kota Pasuruan.

Kemudian politisi Golkar, Dedy Tjahjo Poernomo selaku Wakil Ketua I DPRD Kota Pasuruan, dan politisi Hanura, Farid Misbah selaku Wakil Ketua II DPRD Kota Pasuruan.

Dari ketiganya, boleh dibilang Dedy adalah yang paling kaya. Berdasar laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Dedy tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 10,1 miliar.

Kekayaan Dedy didominasi kepemilikan tanah dan bangunan. Dalam LHKPN milik Dedy, ia menuliskan 20 item tanah dan bangunan di Pasuruan dengan total seluruhnya sebesar Rp10.058.000.000.

Dedy juga menyetorkan kepemilikan alat transportasi dengan total nilai sebesar Rp108 juta, yakni Mobil Ford Escape tahun 2005 dan Mitsubishi Truk tahun 1998.

Setelah Dedy, pimpinan dewan terkaya kedua adalah Ismail Marzuki Hasan. Dalam LHKPN miliknya, Ismail tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp1,9 miliar.

Ia memiliki tiga item tanah dan bangunan di Pasuruan dengan nilai total semuanya sebesar Rp1,8 miliar. Lalu tiga buah kendaraan, yakni Land Cruiser Jeep tahun 2008; Vespa Peso Scooter tahun 2015; Honda Beat tahun 2017. Ketiga kendaraan itu total nilainya sebesar Rp489 juta.

Kemudian Ismail juga tercatat memiliki kas atau setara kas sebesar Rp200 ribu. Jika dijumlah seluruhnya, sub total kekayaan Ismail sebesar Rp2,3 miliar.

Namun begitu Ismail tercatat memiliki utang sebesar Rp375 juta, sehingga setelah sub total kekayaan dikurangi utangnya, kekayaan Ismail sebesar Rp1,9 miliar.

Terakhir adalah Farid Misbah. Dari dokumen yang sama, politisi Hanura ini tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp1,4 miliar. Farid memiliki tanah dan bangunan seluas 180 meter persegi di Kota Pasuruan dengan nilai Rp1,1 miliar.

Lalu tanah dan bangunan seluas 150 meter persegi senilai Rp350 juta di Pasuruan. Dalam dokumen yang dilaporkan per 30 Desember 2020 tersebut, Farid menuliskan kepemilikan mobil Honda Mobilio tahun 2014 senilai Rp150 juta.

Farid juga memiliki kas atau setara kas sebesar Rp20 juta, lalu harta bergerak lainnya sebesar Rp100 juta. Sub total kekayaan Farid sebesar Rp1,72 miliar.

Meski demikian, Farid tercatat memiliki utang sebesar Rp588 juta, sehingga total kekayaan Farid setelah dikurangi utangnya sebesar Rp1,1 miliar.

Dalam dokumen tersebut, KPK menambahkan catatan apabila di kemudian hari terdapat harta kekayaan milik penyelenggara negara dan/atau keluarganya yang tidak dilaporkan dalam LHKPN, maka penyelenggara negada wajib untuk bertanggung jawab sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (tof/asd)