Stok Vaksin Di Kabupaten Probolinggo Kosong

451

Kraksaan (WartaBromo) – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terancam mandek. Pasalnya stok vaksin di gudang farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, kosong.

“Stok vaksin sudah tidak ada di gudang farmasi. Jadi sementara ini kami masih menunggu kiriman vaksin,” sebut Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 setempat, dr. Dewi Vironica.

Ia mengatakan stok vaksin AstraZeneca kosong karena sudah didistribusikan ke 33 Puskesmas. Ada 17 vial atau 170 dosis yang didistribusikan ke fasilitas kesehatan (faskes) plat merah itu. Jumlah yang sangat minim, karena Dinkes menargetkan 2.800 vaksinasi per hari.

“Dan ini untuk vaksin dosis pertama, bukan yang kedua,” ujarnya.

Dinkes Kabupaten Probolinggo hanya bisa pasrah, meski upaya vaksinasi kepada warga terhambat. Karena pasokan atau alokasi pengiriman vaksin merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Untuk jumlahnya kami tidak bisa memastikan, karena itu wewenangnya pemprov. Namun, ketika stok vaksin sudah ada, pastinya vaksinisasi akan terus kami lakukan,” tandasnya.

Di Kabupaten Probolinggo ada 170.600 sasaran vaksin. Untuk SDM Kesehatan ada 3.175 sasaran. Vaksinasi pertama dicapai 3.230 orang dan vaksinasi kedua sebanyak 3.013.

Untuk petugas publik ada 89.892 sasaran. Vaksinasi pertama mampu mencapai 109.667 orang dan vaksinasi kedua tercapai 28.885. Untuk lansia ada 77.533 sasaran, namun baru tercapai 7.733 sasaran divaksinasi pertama dan 1.658 pada vaksinasi kedua.

Sedangkan data warga yang terkonfirmasi positif covid-19 hingga 13 Juni 2021 mencapai 3.225 orang. Sebanyak 3.017 dinyatakan sembuh dan 193 dinyatakan meninggal dunia. Ada 15 orang yang kini menjalani perawatan.

Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim meminta Pemkab Probolinggo untuk proaktif atau jemput bola ke Pemprov Jatim. Agar tidak sampai terjadi kekosongan vaksin di wilayahnya. Agar proses vaksinasi berjalan sesuai jadwal atau target yang telah ditentukan.

“Lebih proaktif berkomunikasi dengan pemerintah di atasnya. Semakin banyak warga yang divaksin, maka kekebalan komunal itu cepat tercapai. Apalagi jika kita lihat, saat ini ada tren peningkatan kasus Covid-19,” katanya ketika dihubungi secara terpisah.

Lukman juga menganjurkan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Kunci utama meminimalisir tertularnya Covid-19 saat ini adalah disiplin melaksanakan anjuran pemerintah. Dengan 5M, yakni disiplin mencuci tangan, selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Kita lihat di beberapa daerah, seperti Kudus dan Bangkalan, terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang luar biasa. Jangan sampai hal itu, juga terjadi di Kabupaten Probolinggo. Mari kita semuanya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Mudah-mudahan ikhtiar ini, mencegah penyebaranya,” tandas politisi PKB itu. (saw/saw)