Shelter Kecamatan Penuh, Pemkot Siapkan Gedung Sekolah untuk Dijadikan Rumah Karantina

857

Pasuruan (WartaBromo.com) – Rumah karantina untuk pasien Covid-19 yang disediakan Pemkot Pasuruan penuh. Pemkot membuka opsi menjadikan gedung sekolah sebagai rumah karantina.

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membeberkan, selama ini pemkot menggunakan kantor kecamatan sebagai rumah karantina pasien positif Covid-19.

Dijelaskan Gus Ipul, kapasitas rumah karantina di kantor Kecamatan Panggungrejo 24 orang; Kecamatan Bugul Kidul 70 orang; Kecamatan Purworejo 20 orang; Kecamatan Gadingrejo 12 orang.

“Jadi sekarang kondisi rumah karantina yang di Kota Pasuruan penuh semua,” kata Gus Ipul.

Saat ini Pemkot Pasuruan masih menyiapkan rumah karantina tambahan. Ada beberapa tempat yang sudah disiapkan di antaranya adalah gedung-gedung sekolah yang memenuhi syarat.

Namun begitu, lanjut Gus Ipul, bed occupancy rate (BOR) RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan masih aman. 6 bed di ICU sudah terisi 5, lalu 73 bed di ruang isolasi terisi 45.

Sebagaimana diketahui, Kota Pasuruan mengalami lonjakan kasus Covid-19 setelah muncul klaster ziarah wali limo di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Puluhan warga dari klaster ini teridentifikasi positif Covid-19. Tak hanya itu, klaster ini kemudian merembet ke pesantren dan setelah dilakukan tracing, puluhan santri dinyatakan positif Covid-19. (tof/may)

Simak videonya: