Banyak Nakes Terpapar Covid-19, 13 Pasien di IGD RSUD Dr. R. Soedarsono Belum Tertangani

619
IGD RSUD Soedarsono, Kota Pasuruan yang tutup sementara menyusul banyaknya nakes setempat yang terpapar Covid-19. Foto: Amal Taufik.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sebanyak 13 pasien di IGD RSUD Dr. R. Soedarsono stagnan belum mendapatkan kamar. Ini karena banyaknya tenaga medis yang terpapar Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Gus Ipul mengatakan, di IGD RSUD Dr. R. Soedarsono ada enam dokter siaga. Empat di antara mereka terpapar Covid-19.

Sementara itu saat ini, kata Gus Ipul, ada 13 pasien yang ada di IGD yang ditangani oleh dua dokter tersebut. Mereka saat ini masih stagnan berada di IGD.

“Jadi sekarang ini di IGD ada 13 pasien yang stagnan, belum dapat tempat tidur. Nah 13 pasien ini ditangani dua dokter, karena yang empat sudah terpapar,” ujar Gus Ipul.

Untuk itu, lanjut Gus Ipul, karena tenaga kesehatan di rumah sakit banyak yang terpapar, IGD akhirnya ditutup sementara. Sebab jika masih dibuka dan pasien terus berdatangan, dikhawatirkan pelayanan tak bisa maksimal.

“Kami memohon maaf hari ini sampai besok belum bisa menangani pasien, karena kekurangan tenaga kesehatan,” kata Gus Ipul.

Direktur RSUD Dr. R. Soedarsono, M. Burhan mengatakan, saat ini di rumah sakit yang dipimpinnya itu ada 48 nakes yang terkonfirmasi Covid-19. Jumlah itu berpotensi bertambah, karena saat ini satgas masih melakukan tracing terhadap mereka.

Burhan menambahkan jika rumah sakit tidak mengalami overload yang sampai mengakibatkan pasien-pasien tak mendapat ruang perawatan.

“Karena tenaga kita banyak yang sakit, akhirnya kita menutup sementara untum disinfeksi. Kalau BOR-nya sudah normal. Normalnya kan maksimal 80%. Kalau di atas itu, risiko infeksi penularan tinggi sekali,” ujar Burhan. (tof/asd)