Cara Cerdas Menghadapi Mertua yang Cerewet

1162

 

Pasuruan (wartabromo.com) – Perselisihan antara menantu dengan mertua yang cerewet sepertinya sudah jadi lagu lama. Kejadian ini kebanyakan dialami oleh menantu yang tinggal seatap dengan mertuanya.

Sungguh persoalan yang tak bisa dianggap remeh. Pasalnya kecerewetan mertua bisa membuat seorang menantu merasa stres. Berbagai cara mungkin dilakukan oleh para menantu untuk menghadapi karakter cerewetnya mertua.

Mulai dari giat bebenah rumah, berusaha lebih terlihat rajin, atau hal apapun yang biasanya kerap kali dipermasalahkan. Sayangnya, sejauh ini cara-cara yang dilakukan para menantu tersebut tak cukup membuahkan hasil.

Nah, bagi Bolo warmo yang saat ini tengah di posisi sebagai menantu yang tinggal seatap dengan mertua cerewet, jangan stres lagi. Dinukil dari beberapa sumber, begini cara cerdas menghadapinya:

1. Tetap Baik dan Ramah Kepada Mertua

Menghadapi mertua yang cerewet bukan berarti sebagai menantu harus cerewet juga, ya? Tetap perlakukan mertua dengan sebaik-baiknya dan hormatilah, meskipun pada kenyataan perilaku dan kata-kata mertia sering menyakiti hati.

Berperilaku baik pada bukanlah suatu keharusan, tapi lebih pada kewajiban. Jika menantu tetap berbuat baik pada mertuanya, niscaya suatu saat nanti mertua juga akan sungkan sendiri jika terlalu cerewet.

2. Beri Hadiah

Agar mertua tidak lagi cerewet, atau paling tidak berkurang cerewetnya, tentu kita sebagai menantu haruslah pandai-pandai mengambil hatinya. Salah satu cara cerdasnya adalah dengan memberikan hadiah.

Cari tahu barang apa yang sudah lama diinginkan oleh mertua. Atau jika tidak begitu, ketika hendakn berkunjung, bawakan saja makanan kesuakaan mertua.

3. Terapkan Komunikasi Secara Terbuka

Cara cerdas menghadapi mertua yang cerewet adalah dengan menerapkan komunikasi secara terbuka. Jika ada ketegangan atau jarak mulailah untuk menanyakan secara baik-baik tanpa menyinggung perasaannya.

Bicarakan secara terbuka dengan Bahasa yang mudah dimengerti dan lebih santai. Sehingga jika ada perselisihan atau kesalahpahaman bisa diselesaikan dengan baik.

4. Biarkan Mertua Menikmati Waktunya Sebagai Ibu

Seorang ibu tentu sangat menyayangi putranya. Jika sudah menikah, biasanya takut jika ‘kehilangan’ putra yang disayangi. Oleh karena itu, terkadang mertua suka cerewet dan  masih suka ikut campur dalam urusan rumah tangga.

Nah, sebagai menantu, sebaiknya bantu saja mertua agar ia tetap terlihat sebagai sosok ‘penting’ dalam kehidupan putranya meskipun sudah menikah. Sesekali berikan waktu pada suami untuk menikmati ‘quality time’ bersama orang tuanya.

5. Tingkatkan Skill

Bukan tidak mungkin bahwa mertua itu cerewet karena menantu yang memang tidak kredibel atau tidak becus dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Jadi, secara otomatis untuk menghadapi mertua cerewet harus menjadi pribadi yang andal. (trj/may)