Rekor Baru, Sehari 78 Orang di Kabupaten Pasuruan Positif Covid-19

1325
TETAP BEROBAT SAJA: RSUD Bangil saat dipotret dari atas.Rumah sakit ini terus memberikan edukasi agar masyarakat dan pasien tidak takut berobat.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Positivity rate penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasuruan menembus rekor baru. Itu setelah 78 orang dinyatakan positif Covid-19 per Minggu (11/7/2021).

Angka tersebut melebihi rekor tertinggi sepanjang kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan yang terjadi pada 3 hari lalu. Ketika itu, Positivity rate mencapai 70 orang.

Dari catatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, ketujuh puluh delapan orang tersebut terdiri dari 3 warga Kecamatan Bangil, 7 warga Beji, 2 warga Gempol, 8 warga Gondangwetan, 8 warga Gratiil.

Kemudian, 1 warga Kejayan, 4 warga Kraton, 1 warga Lumbang, 3 warga Nguling, 4 warga Pandaan, 5 warga Pasrepan, 1 warga Prigen, 3 warga Purwodadi, 7 warga Purwosari, 12 warga Rejoso, 1 warga Tutur, 1 warga Winongan dan 1 warga Wonorejo.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad menjelaskan, dari 78 orang yang terinfeksi virus corona, sebanyak 9 orang merupakan satu keluarga dari 2 camat di Kabupaten Pasuruan.

Seluruh anggota keluarga camat ini terpapar dengan tanpa gejala dan ada gejala ringan, sehingga menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Ada pula 19 tenaga kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdiri dari dokter, perawat dan bidan yang bertugas di puskesmas dan rumah sakit. Sebagian besar dari mereka terpapar dengan gejala ringan dan saat ini menjalani isolasi mandiri. Dan sedikit yang dirawat di Permata Biru, SKB Pandaan dan BLK Rejoso.

“Banyak nakes kita yang bertumbangan karena kelelahan. Totalnya ada 19 orang. Ada pula 5 orang dan 4 orang dari dua camat yang juga terpapar Covid-19. Mereka dalam keadaan baik dan menjalani isoman,” kata Syaifudin, di sela-sela kesibukannya, Minggu (11/07/2021).

Sementara itu, selain tenaga kesehatan, 50warga yang terpapar virus corona pada hari ini memiliki background yang berbeda. Diantaranya pelajar, freelance, mahasiswa, ibu rumah tangga, karyawan perusahaan dan swasta. Menurut Syaifudin, dari jumlah tersebut, 4 orang kini dirawat di RSSA Malang, 1 orang di RS Lavalette, 1 orang di RSUD Purut Kota Pasuruan, 8 orang dirawat di RSUD Grati, 8 orang di RSUD Bangil, 2 orang di RS Prima Husada dan sisanya menjalani isolasi mandiri, karantina di SKB Pandaan, BLK Rejoso, dan Permata Biru.

“Banyak yang terpapar dengan gejala ringan dan harus dikarantina. Kecuali yang ada gejala sakit sedang sampai berat, langsung dilarikan ke rumah sakit,” singkatnya.

Dengan banyaknya warga yang terpapar, Syaifudin meminta kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona. Terlebih, saat ini masuk mucim pancaroba atau peralihan plus ditambah dengan lonjakan kasus positif dan adanya varian baru.

“Kalau ditanya apakah ini varian baru, kami belum bisa menyimpulkan, karena saat ini hasilnya menunggu dari Labkes Surabaya. Sudah kami kirim sampelnya,” tegasnya.

Dengan tambahan 78 orang positif, maka hingga hari ini, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang telah terinfeksi Virus Corona sebanyak 4.543 orang sejak pandemi terjadi tahun lalu. (pasuruankab.go.id)