Warga Gununggangsir Ramai-ramai Blokade Jalan, Ada Apa?

58850
Jalan Raya Gununggangsir diblokade oleh warga. Foto: Miftahul Ulum.

 

Beji (WartaBromo.com) – Protes pengalihan jalan akibat PPKM, sejumlah warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji memblokade jalan setempat, Jumat (6/8/2021) siang. Pasalnya, jalan alternatif Gempol-Beji kerap macet panjang akibat kendaraan besar yang melintas.

Diketahui, selama penerapan PPKM di Kabupaten Pasuruan, bundaran Gempol yang mengarah masuk ke arah Pasuruan disekat untuk kendaraan roda 4 atau lebih. Sehingga, kendaraan tersebut melintas jalur alternatif Gempol-Beji melalui Gununggangsir.

Eko Prasetyo, koordinator aksi mengatakan, kendaraan besar yang melintas di jalur alternatif tersebut menimbulkan penumpukan kendaraan di simpang 4 Gununggangsir, terutama pada sore hari. Oleh sebab itu, hari ini mereka menutup akses jalan dengan bangku dan bambu sebagai bentuk protes.

“Biar kita sama-sama merasakan imbasnya penyekatan, jangan dilewatkan ke dusun-dusun. Imbasnya macet setiap sore di simpang 4 Gununggangsir,” ucap Prasetyo, Jumat (6/8/2021) siang.

Selain itu, akibat kemacetan yang terjadi salah satu pengendara motor yang melintas hampir celaka. Untuk itu, warga menuntut agar jalur bundaran Gempol dibuka dan jalur alternatif ditutup untuk kendaraan roda empat ke atas. Agar tidak terjadi penumpukan di jalur alternatif.

“Sudah selesai, kami buka lagi karena tuntutannya sudah dipenuhi. Kalau masih lewat sini, akan kami tutup lagi,” ujarnya.

Tak lama setelah menutup jalan, pihak kepolisian dari Polsek Beji segera memediasi warga. Setelah berunding, pihak kepolisian mengakomodir keinginan warga.

“Tuntutan warga sudah kami akomodir. Dan jalan alternatif sudah tidak ditutup warga,” jelas Kapolsek Beji Kompol Akhmad.

Akhmad pun mengakui bahwa terjadi kemacetan di simpang 4 Gununggangsir akibat kendaraan truk yang melintas jalur alternatif. Oleh karena itu, pihaknya mediasi dengan warga untuk mencari solusi atas kemacetan tersebut.

“Jalan Talun Gununggangsir sudah dibuka. Dan juga jalan di Sirkel Gempol sudah kami buka,  sehingga kendaraan besar penyebab kemacetan tidak melintas di jalur alternatif. Yang pasti unjuk rasa selesai dengan tertib dan kondusif,” pungkasnya. (oel/asd)