Berburu Swafoto, Remaja Tewas di Air Terjun Triban

2219

Sukapura (wartabromo.com) – Seorang remaja asal Kota Probolinggo, tewas setelah terjatuh dari tebing setinggi 45 meter, di lokasi air terjun Triban, Ngepung, Sukapura. Ini lantaran Ia berburu swafoto bersama rekannya.

Informasi yang dihimpun, korban tewas atas nama Diko Ismi Arjunatama (21), asal RT001/RW003 Kelurahan Mangunharjo, Mayangan, Kota Probolinggo. Ia terperosok jurang saat mencari spot foto di air terjun Tribang Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Kades Ngepung, Cemplon membenarkan informasi jatuhnya korban di air terjun tribang di wilayahnya tersebut. “Informasinya begitu perangkat saya laporan barusan. Kebetulan saya masih di Kraksaan,” jelasnya, Minggu (8/8/2021).

Sebelum tragedi maut, korban jalan-jalan bersama tiga rekannya yang bernama Visqa, Hafid Firmansyah dan Eric. Sekitar pukul 09.00 WIB, mereka memilih pergi ke wisata air terjun Triban Ngepung, Sukapura.

“Pintu masuk ke wisata itu ditutup. Tapi, korban dan tiga kawannya yang masih seumuran, nekat mencari jalan lain. Melalui jalan setapak di kawasan Hutan Lindung,” imbuh Cemplon.

Mereka awalnya mengendarai motor. Lalu, menitipkan motornya ke rumah warga. Setelah melalui jalan setapak di kawasan Hutan Lindung, mereka tiba di atas air terjun.

Setelah melalui jalan setapak dan sampai di atas air terjun, tidak ada pembatas pagar pengaman. Kemudian korban Diko, meminta ketiga temannya berhenti dan menunggu.

Diko lalu berinisiatif mencari jalan. Melihat ada jalan setapak di depan batas jalan yang tidak ada pengamanya, korban Diko mencoba untuk melewatinya. Dengan meloncat ke jalan setapak itu. Namun nahas, berat badan Diko serta struktur tanah yang gembur, membuat tak bisa menopang tubuh korban. Diko akhirnya terperosok ke dalam jurang setinggi 45 meter.

“Korban ini tidak mengenal medan lokasi atas air terjun. Korban yang berusaha di depan mencari jalan, ternyata terperosok dan jatuh ke jurang sedalam sekitar 45 meter,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sukapura, Bripka Indra Sena.

Kanit reskrim menambahkan, melihat korban terjatuh, ketiga teman Diko mencoba menolongnya. Akan tetapi dikarenakan tebing yang sangat curam, ketiga teman korban tidak berani untuk turun.

Rekan korban lalu meminta tolong kepada warga setempat untuk mengevakuasi korban. Hingga akhirnya, warga pun melaporkan kejadian itu ke Polsek.

“Korban meninggal di lokasi kejadian. Korban alami kaki kiri paha patah, pergelangan tangan kanan patah dan luka dalam. Akibat tubuh terbentur batu di dasar tebing setinggi kurang lebih 45 meter, membuat korban alami luka dalam dan meninggal,” tutup Xena. (lai/may)