Pengujung Kemarau, 2 Desa di Kabupaten Pasuruan Alami Kekeringan

929
M. Toha, warga Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan mengambil air bersih yang disalurkan BPBD di Desanya. (Foto: dokumen)

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Memasuki pengujung musim kemarau, dua desa di Kabupaten Pasuruan mengalami kekeringan. Yaitu, Desa Mangguan dan Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan memaparkan, usai melakukan kaji cepat, Tim Reaksi Cepat (TRC) terdapat 2 desa yang membutuhkan suplai air bersih. Lantaran di 2 desa di Kecamatan Pasrepan tersebut sumber air sudah mengering.

“Nanti apabila ada perkembangan dikabari lagi,” kata Harris, Sabtu (4/9/2021).

Menindaklanjuti kekeringan di 2 desa tersebut, BPBD setempat segera mengirim air bersih guna kebutuhan warga setempat. Sejak Rabu (1/9), 2 tangki air bersih dikirim untuk tiap desa.

“Kalau ada kebutuhan air lagi akan dikirim lagi,” imbuhnya.

Terpisah, Camat Pasrepan Zaki Yamani membeberkan, kekeringan terjadi di Dusun Duren, Desa Ngantungan. Sedangkan di Desa Mangguan, kekeringan terjadi di Dusun Krajan dan Cumpring.

“Sementara desa-desa lain belum. Tapi sudah kami antisipasi seperti di Desa Petung dan Klakah,” bebernya.

Diungkapkan Zaki, akibat kekeringan tersebut, berdampak pada ribuan jiwa. “Hitungan kami KK, di Mangguan 508 KK dan Ngantungan 568 KK,” urainya.

Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan ke BPBD untuk dikirim air bersih. “Rutin tiap hari, sesuai kebutuhan. Kemarin ada 2 tangki per hari,” tandasnya. (oel/asd)