Mahasiswa KKN UNEJ Sosialisasikan Pentingnya Sanitasi dan Hygienitas di Tengah Pandemi

1783

Pasuruan (wartabromo.com) – Pandemi Covid-19 tidak menghalangi sejumlah mahasiswa dari Universitas Negeri Jember (UNEJ) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).  Kegiatan ini mengangkat pentingnya sanitasi dan kehigienisan di saat pandemi.

KKN bersistem Back To Village (BTV) ini dilaksanakan pada 11 Agustus sampai 9 September 2021. Program kuliah ini dilaksanakan secara individu.

Meski begitu, kegiatan KKN tidak menghalangi semangat mahasiswa UNEJ mengabdi di kampung halaman. Seperti salah satu peserta KKN dari kelompok 73 yang berasal dari Kelurahan Bugul Kidul, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Winie Septhia Dwicahyandari.


Ia merupakan salah satu mahasiswa dari Fakultas Kedokteran, UNEJ yang menghadirkan ide kreatif dan berhasil memberikan impact bagi warga Perumahan Bugul Kidul. Ia mengangkat tema “
Sanitasi dan Hygiene di masa Pandemi” dalam program kerja selama KKN BTV. Sebab Sanitasi dan Hygiene menjadi kebutuhan dasar manusia yang berkaitan erat dengan kesehatan.

Baca Juga :   Yey! Taman Safari Prigen Punya Anggota Baru

Apalagi, di tengah pandemi seperti sekarang ini, menurut Winnie, akses Sanitas dan Hygiene sangat terbatas. Sehingga, menimbulkan dampak yang sangat signifikan. Contohnya, meningkatkan angka kasus stunting hingga kematian anak.

Berangkat dari fenomena tersebut, Winie dan Teman Hygiene (sebutan bagi kader KKN) yang berasal dari berbagai RT di Perumahan Bugul Permai, melakukan sosialiasi. Mereka menggelar pelatihan dan diskusi melalui Zoom Meeting terkait Sanitasi dan Hygienitas di masa pandemi Covid-19.


Tak hanya
itu, aplikasi Prima-ku juga dimanfaatkan Winnie untuk menghubungkan Sanitasi dan Stunting sebagai salah satu cara pencegahan stunting. Aplikasi ini merupakan sarana digital yang didukung oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Baca Juga :   Ini Daftar Pejabat dengan Harta Terendah di Pemkab Pasuruan

Meski dilakukan secara daring, ternyata kegiatan KKN yang melibatkan Kader dari Perumahan Bugul Permai, tidak menyurutkan semangat dalam berdiskusi. Bahkan, antusiasme Kader terlihat saat Winnie memberikan games berupa Sanitasi Challenge. Tantangan ini bertujuan untuk mengaplikasikan materi-materi yang disampaikan dalam pertemuan online.

Bermula dengan challenge ini, Winnie berharap para kader KKN mampu menerapkan di kehidupan sehari-hari dan mengedukasi warga Perumahan Bugul Permai. Sehingga sadar pentingnya Sanitasi dan pencegahan Stunting di masa pandemi.

Tak hanya sekedar mengadakan pelatihan dan membuka forum diskusi. Di bawah bimbingan Dosen Widya Kristiyanti Putri, S.Pd., M.Si, Winie juga merancang berbagi langkah pendukung.

Seperti memasang poster publik stunting di layanan kesehatan, edukasi di sosial media Instagram @teman.hygiene, serta pembagian Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas kebersihan di lingkungan Bugul Kidul. (**/**)