Jika Saya Menjadi Pejabat

1433

Karena itu, setiap kegiatan, calon pengganti ini terus saya bawa. Dimana ada gambar atau foto saya, ada fotonya dia pula. Begitu seterusnya. Toh semua lini, tokoh, ormas, sudah dibawah kendali saya.

Itulah dinasti politik. Dinastik politik yang saya bangun hanya bermodal pencitraan, mesam mesem, bhakti sosial abal-abal. Tetapi paling tidak, karena saya yang sudah dicitrakan sebagai orang baik, jika sewaktu saya tertangkap KPK, masih ada sebait doa untuk saya. (*)

* Penulis adalah jurnalis WartaBromo, peraih Grant Journalisme Investigasi Asia-Pasific EJN dan fellowship Investigasi Hibah AJI Indonesia-Kedubes AS.