PLN UPT Malang dan Probolinggo Beberkan Bahaya Listrik yang Jarang Diketahui ke Warga Winongan

920
Sosialisasi tentang manfaat dan bahaya listrik di Kantor Kecamatan Winongan, Rabu (8/9/2021).

Pasuruan (wartabromo) – Banyak warga yang masih belum mengetahui bahaya listrik. Oleh karena itu, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang dan Probolinggo kembali melakukan sosialisasi tentang manfaat dan bahaya listrik di kantor Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (8/9/2021).

PLN menjelaskan secara detail bahaya listrik saat melakukan sosialisasi. Salah satunya apabila ada pohon maupun rumah yang mendekati SUTET di atas jarak aman. Jarak aman yang dimaksud yakni 9 meter dari bawah, dan paling pendek yakni 5 meter.

Apabila sudah mendekati jarak tersebut, maka warga disarankan untuk segera lapor ke PLN maupun pemerintah desa agar segera ditangani.

Alvian Adi, Kepala PLN Gardu Induk Ngoro (Pengelola SUTET 500kv Grati Krian) mengatakan, sosialisasi yang dilakukan PLN yakni bertujuan untuk menyadarkan masyarakat agar lebih berhati-hati jika berada di wilayah dekat SUTET.

“Harapannya agar listrik yang tersalur melalui SUTET ini lancar, aman dari gangguan,” tutur Alvian kepada wartabromo.com.

Perwakilan dari Kecamatan, Kepolisian dan TNI saat melakukan sosialisasi bersama masyarakat Winongan.

Selain mengenai jarak aman, benang layang-layang juga turut jadi perhatian PLN. Pihaknya mengimbau supaya warga memantau permainan anak ini. Sebab, benang nilon untuk layangan berbahaya apabila diterbangkan mendekati SUTET. Apalagi saat terkena hujan, bisa tersalur listrik.

Sekadar diketahui, ada 6 desa di Kecamatan Winongan yang dilalui saluran tegangan tinggi oleh PLN. Untuk itu masyarakat diminta bekerjasama dengan PLN untuk menjaga listrik agar tetap hidup tanpa kendala.

Akhmad Marzuki, Warga Desa Winongan Lor mengatakan, ia berterimakasih kepada PLN yang telah melakukan sosialisasi tersebut. Banyaknya area perasawahan di Kecamatan Winongan yang dilalui SUTET membuat masyarakat jarang mengetahui bahaya listrik jika berada di dekat saluran tersebut.

Warga Winongan saat melontarkan pertanyaan kepada PLN tentang bahaya listrik saat berada di Permukiman warga.

“Saya ucapakan terimakasih PLN. Dengan adanya sosialisasi ini kita bisa mengetahui bahaya listrik, jadi kita bisa lebih berhati-hati dan mematuhi regulasi yang ada,” tuturnya.

Selain bahaya listrik, manfaat listrik juga bisa dirasakan oleh masyarakat. Kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga, perkantoran dan aktivitas lainnya tentunya membutuhkan listrik. Menurut data, ada 99,30 persen penduduk indonesia telah merasakan manfaat energi tenaga listrik.

Selain warga, sosialisasi tersebut turut hadir Camat Winongan, Perwakilan Kepolisian sektor Winongan, serta Danramil Winongan. (don/**)

Simak videonya: