Kado Istimewa Hari Jadi 1092, Soft Launching Graha Pelayanan Publik Kabupaten Pasuruan

844
Kado Istimewa Hari Jadi 1092, Soft Launching Graha Pelayanan Publik Kabupaten Pasuruan
Soft Launching Graha Pelayanan Publik, Sabtu (18/09/2021).

Bangil (wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan meresmikan Graha Pelayanan Publik, Sabtu (18/9/2021) pagi. Ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat untuk mengakses layanan pemerintahan, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1092,

Wakil Bupati Pasuruan KH. Abdul Mujib Imron, mewakili Bupati Pasuruan HM. Irsyad Yusuf menjelaskan, dengan hadirnya Graha Pelayanan Publik Kabupaten Pasuruan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

GPP yang dibangun di lokasi strategis di jalan nasional ini merupayakan upaya mengintegrasikan berbagai layanan baik instansi pusat, daerah dan badan usaha milik negara, BUMD, dan swasta dalam satu gedung yang sama.

“Kami ingin memberikan kemudahan kecepatan, keterjangkauan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” tutur Wakil Bupati dalam sambutannya.

Gus Mujib, sapaan akrab Wakil Bupati menyatakan, keberadaan GPP juga merupakan langkah strategis untuk mendorong investasi dan kemudahan berusaha. Seiring dengan posisi Kabupaten Pasuruan yang strategis secara geografi.

“Tentunya dengan menggabungkan pelayanan instansi internal pemda dan instansi vertikal, BUMD, BUMN, dapat menggerakan pelaku usaha dalam mengakses pelayanan publik baik perizinan maupun non-perizinan,” sambungnya.

Dengan hadirnya GPP, tambah Gus Mujib, diharapkan bisa menarik minat investor untuk berinvestasi di Kabupaten Pasuruan. Sehingga dapat mendorong terbukanya lapangan kerja baru.

“Dan pemerataan kesempatan berusaha demi mewujudkan masyarakat Pasuruan yang sejahtera, maslahat dan berdaya saing,” tuturnya.

Sementara itu, Diah Natalisa, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB dalam sambutannya mengatakan, hadirnya Graha Pelayanan Publik di hari jadi Kabupaten Pasuruan yang ke-1092 ini diharapkan menjadi kado istimewa bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Serta mampu menjadi wajah baru bagi pelayanan oublik mendeliver pelayanan publik semakin baik dan modern,” tutur Diah Natalisa.

Diah menambahkan, dengan kesiapan SDM ASN yang handal, diharapkan mampu merespon perubahan. Sekaligus, dengan memanfaatkan teknologi informasi terkini untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Agar adaptif, dan mengadopsi teknologi yang semakin dinamis,” imbuhnya.

Dengan adanya GPP ini, Diah berpesan, harus didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi dan SDM yang kompeten. Sehingga, integrasi sistem data dan sistem informasi dalam pelayanan bisa terwujud.

“Semua perlu diintegrasi, lakukan sharing data, perhatikan sistem sekuritas yang dimiliki, perpendek dan sederhanakan prosedur yang ada. Sehingga memberikan kemudahan dan ketepatam waktu penyelesaian serta memberikn kenyamanan kpd masyarakat,” terangnya.

Diah juga menyatakan, untuk mengedepankan keramahatamahan dalam pelayanan yang berkualitas dan layanan yang profesional.

“Yang tidak kalah pentingnya, hadirnya GPP diharapkan menjadi salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi dan mendorong peningkatan investasi di Kabupaten Pasuruan. Dan dengan kepercayaan yang lebih baik, maka bisa meningkatkan investasi dan diharapkan kesejahteraan masyarakat juga semakin membaik,” pungkasnya.

Usai menyampaikan sambutannya, Diah Natalisa bersama Bupati Pasuruan HM. Irsyad Yusuf meresmikan Graha Pelayanan Publik dengan memotong tali di pintu masuk gedung. Selanjutnya, bersama Forkopimda Kabupaten Pasuruan melihat isi ruangan dan menjelaskan kesiapan dari pelayanan.

Di dalam Graha Pelayanan Publik, telah tersedia layanan berbagai instansi. Meliputi; Dinas Tenaga Kerja, Bank Jatim, Polres Pasuruan, Samsat. Lalu, Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Dispenduk Capil, Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan. Terdapat pula layanan Imigrasi, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, BRI, Kantor Pos.

Di lantai 2, dilengkapi layanan dari Badan Keuangan Daerah (BKD), PDAM, Kantor Pajak KPP Pratama. Kemudian ATR/BPN, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Taspen, Kementerian Agama, LPSE dan juga Dinas Kesehatan. (oel/**).

Simak videonya: