Kesal Ditipu, Bakul Cilok Cs Lempari Batu Rumah “Calo” PNS

1195
Kesal Ditipu, Bakul Cilok Cs Lempari Batu Rumah “Calo” PNS

Mayangan (wartabromo.com) – Belasan pemuda Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, nekat lempari batu rumah warga jalan Suyoso, Kota Probolinggo. Aksi ini diduga karena sang pemilik rumah menipu bakul cilok dengan iming-iming dijadikan PNS.

Informasi yang dihimpun, belasan pemuda itu merupakan keluarga penjual cilok di Jalan Semeru. Syaiful, sang bakul cilok menceritakan, beberapa waktu lalu saat berjualan, dirinya ditawari untuk bekerja sebagai PNS. Penawaran ini diberikan oleh terduga pelaku penipuan, R-Z, yang rumahnya dilempari batu.

“Yang ditawari kerja itu adik saya, Sony Hermawan ini. Nah waktu datang, dia (R-Z) minta-minta uang. Totalnya sampai Rp 10 juta,” tuturnya, Kamis (23/9/2021).

Tergiur dengan pekerjaan yang dijanjikan, bakul cilok ini pun memutar otak. Ia mengupayakan memenuhi uang yang diminta terduga penipu itu. Bahkan sampai meminjam ke bank titil.

Baca Juga :   Pendapatan Wisata Probolinggo Gagal Target

“Tapi lama kelamaan dia malah menghilang, nomor hape kami diblokir dan tidak bisa dihubungi,” lanjut Syaiful.

Karena geram itulah, bakul cilok beserta belasan pemuda kemudian mendatangi rumah terduga penipu R-Z, di jalan Suyoso, Kota Probolinggo. Keluarga ini bermaksud menanyai R-Z secara baik-baik dan menyelesaikan secara kekeluargaan.

Namun bukannya itikad baik yang diterima, si R-Z malah tidak menunjukkan batang hidungnya sama sekali. Padahal posisinya berada di dalam rumah.

“Sedari pagi kami di sini, tidak ada itikad baik, ya kami lempar batu sekalian. Kami tidak menghajar orangnya lho ya,” sungut Syaiful, kesal.

Akibat kejadian ini, kaca rumah R-Z pecah dan berhamburan. Karena terjadi perusakan, petugas Polresta Probolinggo pun turun tangan. Kedua belah pihak dimintai keterangan di Maporlesta Probolinggo.

Baca Juga :   Hujan Lebat Selama Sepekan Bakal Guyur Lumajang-Pasuruan, hingga Sayembara Tangkap Tahanan Kabur Berhadiah Rp3 Juta | Koran Online 7 Jan

Sebelum insiden itu terjadi, pihak bakul cilok sebenarnya pernah melaporkan upaya penipuan itu. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. (lai/saw/may)