Terimbas PPKM, Wisata Hits DAM Licin Kini Tak Terawat

1215

Pasuruan (wartabromo.com) – Sejumlah sektor wisata terimbas Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kali ini, Wisata DAM Licin di Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan yang terlihat kumuh dan tak terawat.

Sungai di Pasuruan yang berubah menjadi destinasi wisata air terjun mini dan cantik kali ini sudah terlihat berbeda. Wisata desa yang dulu tak pernah sepi pengunjung itu sekarang sepi.

Muhajir Arifin, salah satu goweser asal Kota Pasuruan yang mampir untuk melihat wisata tersebut merasa kecewa. Pemandangan segar dan indah saat dulu ia berwisata sudah tak nampak lagi. Kumpulan sampah plastik hingga bambu kering terlihat mengambang di sungai.

“Saya kecewa, saya kira masih bagus ternyata terlihat kumuh,” tutur Arifin kepada wartabromo.com, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga :   Koran Online 13 April : Ruang Kerja Kadinsos Tertutup Rapat Pasca Penetapan Tersangka, hingga Ini Tempat Sindikat Begal Lumajang Sembunyikan Motor

Kondisi wisata desa yang tak terurus tersebut dikarenakan dampak PPKM yang berlangsung beberapa bulan lalu. Tidak adanya anggaran yang masuk menjadi masalah bagi pengurus wisata untuk merawatnya.

Heri Setiawan, Sekertaris Desa Dhompo mengatakan, wisata yang dikelola oleh karang taruna ini menjadi tak terurus ketika PPKM diberlakukan. Tak adanya pemasukan ke wisata membuat sejumlah pengelola tak ada yang merawat.

“PPKM itu kan, akhirnya gak ada yang merawat,” tutur Heri.

Sementara itu, pengurus desa sudah merencanakan pengembangan wisata tersebut. Hal itu dilakukan karena wisata DAM licin bisa mengembangkan potensi desa.

“Kalau rencana pengembangan pengelolaan pasti ada,” katanya. (don/may)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.