Ini Tanda-Tanda Pasutri yang Belum Siap Punya Anak

1210

Pasuruan (wartabromo.com) – Pasangan suami istri (pasutri) yang sudah menikah pasti tak terhindar dari tuntutan punya momongan. Sebab, bagi sebagian orang belum sempurna sepasang pasutri tanpa kehadiran si buah hati.

Sayangnya, tuntutan semacam ini kerap membuat pasutri merasa tertekan dan berujung terpaksa punya anak. Akhirnya, pola asih dan asuh yang diberikan kepada anak jadi tidak maksimal.

Tak hanya soal tuntutan, ada juga pasutri yang ingin punya anak padahal belum seutuhnya siap. Sehingga saat si anak sudah dilahirkan, tumbuh kembangnya jadi terabaikan.

Sebenarnya apa saja sih tanda-tanda sepasang pasutri belum siap punya anak? Dinukil dari hellosehat.com, ini tanda-tandanya:

1. Tak Punya Empati pada Anak Kecil

Salah satu tanda yang mungkin mencolok dari pasutri yang belum siap punya anak adalah cenderung ketus kepada anak kecil. Namun, ini bukan mereka mereka membenci anak-anak.

Baca Juga :   Orang Tua Perlu Tahu, Ini Mitos Membesarkan Anak Remaja

Hanya saja merasa sedikit terintimidasi dengan kehadiran anak-anak. Misalnya ketika dimintai bantuan untuk menjaga anak kecil, mereka cenderung bingung tentang bagaimana cara menghibur anak-anak.

2. Suka Situasi Damai dan Tenang

Bagi pasutri yang belum siap punya anak kebanyakan lebih suka situasi serta kondisi yang damai dan tenang. Alasan ini, tanpa diragukan lagi, sangat valid dan kuat. Anda mungkin tidak menginginkan anak yang kerap menangis di rumah.

3. Tak Ingin Kasih Sayang Pasangan Terbagi

Ternyata tak sedikit pasutri yang berencana menunda atau bahkan tak ingin punya anak karena tak ingin kasih sayang pasangan terbagi. Sehingga kehadiran seorang anak dianggap sebagai pembatasan dan bisa mengurangi kedekatan antar pasangan.

Baca Juga :   Begini Cara Menghadapi Anak Durhaka pada Orang Tua

Meski begitu, perlu diketahui cepat atau lambat perubahan akan terjadi dalam pernikahan. Baik sebelum atau setelah punya anak. Oleh karena itu, sesuaikan diri dan mulai belajar untuk menerima segala keadaan yang ada. (trj/may)