Setelah 7 Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Asal Kraton Dihentikan

529

Pasuruan (wartabromo.com) – Upaya pencarian terhadap Mohammad Nasyik (26), nelayan asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan yang terjatuh di perairan Sidoarjo dihentikan. Kendati demikian, tim SAR masih melakukan pemantauan jika ada informasi terkait keberadaan korban.

Kasat Polairud Polres Pasuruan, AKP Winardi mengatakan, tim SAR gabungan yang terdiri warga, BPBD Kota, BPBD Kabupaten, Basarnas, TNI Al, Polairud telah berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban di perairan Sidoarjo.

Dijelaskan, hingga Rabu (17/11/2021) sore kemarin, tim SAR tak kunjung menemukan Nasyik. Mengingat sudah memasuki tujuh hari pencarian, sesuai standar operasional prosedur (SOP) maka pencarian dihentikan.

“Kemarin jam 5.00 WIB (sore) proses pencarian sudah dicabut,” ujar Winardi saat dihubungi wartabromo.com, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga :   Begini Pengakuan Pelaku Begal Payudara di Bangil

Akan tetapi, pihaknya tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi hilangnya korban maupun di laut wilayah yang ada di Sidoarjo maupun Pasuruan.

“Yang jelas kami akan selalu memonitor informasi dari warga masyarakat dan warga nelayan yang beraktivitas di laut,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, terjatuh di perairan Sidoarjo pada Kamis (11/11/2021). Mohammad Nasyik dengan menaiki satu perahu bersama dua temannya berangkat mencari ikan di perairan Tlocor, Sidoarjo.

Waktu itu korban berada di ujung depan perahu sedang mendayung dan mengarahkan juru mudi untuk mengikuti alur jaring. Bambu yang dipakai korban tiba-tiba patah dan korban terjatuh hingga saat ini belum ditemukan. (don/ono)

Baca Juga :   Ini Penyebab Pencairan DAU Kabupaten Pasuruan Ditunda 35 Persen