Merasa Dianak-tirikan, Guru Madin Wadul Ke Dewan

5259
Merasa Dianak-tirikan, Guru Madin Wadul Ke Dewan

Probolinggo (WartaBromo) – Guru madrasah diniyah (Madin) di Kabupaten Probolinggo berharap ada kesetaraan dari pemerintah daerah. Baik dari kualifikasi ijazah, maupun bantuan pendanaan untuk lembaga pendidikan.

Hal itu diutarakan oleh sejumlah guru Madin yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Taklimiyah (FKDT) Kabupaten Probolinggo saat beraudensi dengan Komisi IV DPRD setempat, Rabu, 24 November 2021. Ada 2 poin yang perjuangkan oleh mereka. Pertama, pihaknya berharap DPRD setempat bisa membuat Peraturan Daerah yang membahas tentang Madraah Diniyah.

“Kami inilah ijazah, baik tingkat ula (dasar) maupun wustho (lanjutan), dapat digunakan sebagai syarat pendaftaran pada sekolah di tingkat atasnya,” kata Moch. Firdaus, selaku humas FKDT.

Baca Juga :   Pemkot Probolinggo Bantu Pemulihan Psikis Warga Korban Rusuh Wamena

Persamaan kualifikasi itu, diharapkan mampu memotivasi warga untuk menyekolahkan anaknya ke Madin. Dengan penekanan akhlak, Madin menjadi benteng generasi bangsa dari bobroknya moral. Sayangnya, kata Firdaus, Madin masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah.