Penerbangan Tidak Terganggu Erupsi Semeru

1032

Jakarta (WartaBromo) – Erupsi Gunung Semeru Lumajang yang terjadi pada Sabtu sore, 4 Desember 2021, tak berdampak pada penerbangan.

Hal itu dipastikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bahwa opersional bandara dan penerbangan di sekitar Gunung Semeru masih berjalan normal.

“Hingga saat ini operasional penerbangan dan bandara di sekitarnya masih beroperasi seperti biasa,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati.

Sebagai antisipasi dari erupsi itu, pihak Airnav telah menerbitkan notifikasi untuk para pemangku kepentingan penerbangan untuk waspada terhadap abu dampak dari letusan Gunung Semeru.

“Kami akan terus memonitor perkembangan kondisi Semeru dan dampak letusannya untuk dapat disesuaikan dengan operasional bandara dan penerbangan,” ujarnya.

Pernyataan Kemenhub selaras dengan Airnav Indonesia yang menerbitkan ASHTAM nomor VAWR 2168 pada 4 Desember 2021 pukul 16.25 WIB. ASHTAM tersebut, berisi mengenai peringatan terhadap para pilot terkait erupsi Gunung Semeru dengan level aktivitas yang tinggi.

Baca Juga :   Tanggul Kamar Kajang Jebol, Warga Sumberwuluh Minta Dievakuasi

“Dari observasi yang dilakukan, belum terdapat bandara maupun rute pelayanan navigasi penerbangan (ATS route) yang terdampak oleh erupsi Gunung Semeru,” kata Airnav dalam keterangan tertulisnya.

AirNav Indonesia juga merekomendasikan para pilot untuk melakukan update secara berkala terkait informasi terkini mengenai status dan perkembangan erupsi Gunung Semeru.

“AirNav Indonesia bersinergi erat dengan seluruh pihak terkait untuk menyampaikan status dan perkembangan terkini dampak erupsi Gunung Semeru khususnya terhadap sektor penerbangan,” demikian pernyataan Airnav Indonesia. (saw/saw)