KPU Kota Probolinggo Ajukan Rp40 Miliar untuk Pilkada 2024

1044

Probolinggo (WartaBromo.com) – KPU Kota Probolinggo menganggarkan biaya Pilkada 2024 sebesar Rp40 miliar. Anggaran untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo tersebut, lebih besar dari sebelumnya.

Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengatakan, ajuan angka Rp40 miliar tersebut sedianya belum final. “Belum, Mas. Baru rapat satu kali, Senin kemarin di Bappeda. Iya, Insya Allah di rapat berikutnya sudah masuk ke detail mata anggaran,” terangnya melalui pesan singkat, Kamis, 9 Desember 2021.

Meski belum final, angka yang diajukan ini hampir 4 kali lipat dibandingkan Pilkada 2018. Pada gelaran yang dimenangkan Hadi Zainal Abidin kala itu, KPU membutuhkan Rp11,8 miliar. Sehingga, anggaran kali ini lebih banyak sekitar Rp28,2 miliar.

Baca Juga :   Sepuluh Tuhan Tersebar di Tapal Kuda, Satu di Antaranya Jadi Korban Penipuan

“Biasanya dianggarkan melalui bentukan dana cadangan oleh pemerintah daerah. Memang selisihnya jauh. Disebabkan beberapa faktor. Termasuk adanya aturan baru mengenai santunan kematian yang diberlakukan mulai 2019 lalu,” lanjutnya.

Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Radfan Faisal mengakui jika anggaran Pilkada 2024 melejit. Selain santunan kematian bagi petugas, jumlah tersebut juga berkaitan dengan honorarium untuk petugas TPS, PPK, dan sejumlah petugas lainnya.

Selain itu, KPU juga harus menyiapkan anggaran untuk penangan covid-19. “Kami harus menyediakan segala hal yang berkaitan dengan penanganan covid. Seperti masker, hand sanitizer, dan lainnya,” timpalnya.

Tahun ini, KPU mendapatkan dana hibah non-tahapan dari Pemkot Probolinggo sebesar Rp400 juta. Anggaran ratusan juta itu bersumber dari pos Perubahan APBD 2021. Penandatanganan NPHD yang dilakukan KPU dengan Bakesbangpol, Jumat (5/11/2021). (saw/ono)