Anggaran Pilbup Probolinggo Nyaris Rp100 Miliar

936

Kraksaan (WartaBromo) – Anggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Probolinggo nyaris menelan Rp 100 miliar. Pemerintah daerah pun menyicil anggaran itu dalam bentuk dana cadangan.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim menyebut, pihaknya membutuhkan anggaran lebih dari Rp90 miliar untuk mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo itu. Sebab, Pilkada 2024 diperkirakan akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga membengkak dari semula yang dianggarkan sebesar Rp80 miliar.

“Nilai tersebut sudah sangat rasional, namun perkembangan kedepannya bagaiamana, kami juga belum bisa memastikan. Bahwasannya kebutuhan Pilkada 2024 memang diatas Rp90 miliar, dibawah 100 miliar,” ujarnya.

Pemkab Probolinggo sudah menyiapkan dana cadangan untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 sejak dua tahun lalu. Tiap tahun anggaran, dana sebesar Rp15 miliar disimpan. Total dana cadangan yang tersimpan telah mencapai Rp30 M.

Baca Juga :   Warga Tengger Resik-resik Sampah Usai Kasada

“Tahun depan pun demikian, akan tetap kami alokasikan lewat APBD tahun 2022 dengan nilai yang sama,” sebut Kepala Bidang Anggaran pada Badan Keuangan Daerah (Bankeuda) Kabupaten Probolinggo Jurianto pada Senin, 13 Desember 2021.

Bankeuda, kata Jurianto, akan berkoordinasi lebih lanjut dengan KPU Kabupaten Probolinggo. Agar melakukan efisiensi, karena tingginya biaya Pilkada membebani APBD. Padahal kemampuan APBD sangat terbatas.

“Kalau ada anggaran yang masih bisa dihemat, ya dihemat. Agar tidak terlalu besar juga nilai kebutuhannya,” kata pria penyuka Rawon itu.

Langkah penghematan atau pengepresan anggaran Pilkada itu, merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan oleh Pemkab Probolinggo. Cara lainnya yakni dengan menyisihkan anggaran untuk dana cadangan tiap tahunnya. Harapannya, saat tahun pelaksanaan sisa kebutuhan anggaran tidak terlalu besar.

Baca Juga :   Berkat BPUM, Guru Honorer Ini Eksis Berjualan Dari Rumah

“Nilai kebutuhannya biar nanti KPU yang menghitung. Kami hanya akan berupaya maksimal untuk menyediakan anggaran tersebut, sambil mengingatkan bahwa Pemkab saat ini tengah melalukan penghematan anggaran selama masa pandemi Covid-19,” tandas Jurianto. (saw/saw)