Nelayan di Lekok Minta Pemerintah Tegas Terhadap Pembuang Sampah di Laut

891

Lekok (WartaBromo.com) – Ratusan nelayan di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, melakukan aksi bersama bersih sampah di sekitaran pantai Lekok, Rabu (22/12/2021). Mereka meminta pemerintah tegas terhadap masyarakat yang membuang sampah di laut.

Salah satu nelayan yang ikut dalam aksi ini, Abdullah menjelaskan, persoalan sampah yang ada di wilayah pantai Lekok perlu menjadi perhatian semua pihak.

Menurutnya, masyarakat sampai sekarang masih banyak yang membuang sampah di laut. Perilaku ini akhirnya menyebabkan air laut tercemar dan mengganggu kehidupan biota laut.

“Kalau dulu itu ikan-ikan di pinggir laut itu banyak. Kalau sekarang tidak ada. Karena mungkin airnya sudah tidak enak bagi mereka,” katanya.

Baca Juga :   12 Titik di Kota Pasuruan Tutup hingga Hasan-Tantri Segera Diadili | Koran Online 31 Des

Abdullah menyebut sehari-hari ia bersama teman-temannya membersihkan sampah di sekitar pantai Lekok bisa mencapai 2 ton. Untuk itu, ia meminta pemerintah tegas terhadap warga yang membuang sampah ke laut.

Nelayan lainnya, Sodik menambahkan, masyarakat Lekok banyak yang berprofesi sebagai nelayan. Mereka membutuhkan laut yang bersih.

“Ketergantungan kepada laut tinggi. Kalau lautnya bersih, hasil tangkapan nelayan melimpah, ekonominya terangkat,” ujarnya.

Sementara itu, program manajer project STOP Pasuruan yang turut menginisiasi aksi bersih sampah, Lintong Manik mengungkapkan, aksi ini dilakukan selama 10 hari dan telah membersihkan sekitar 2.200 m2 luas area pesisir di sekitar TPI Lekok.

“Di sini merupakan tempat bermukim kelompok nelayan Desa Jatirejo dan Tambak Lekok. Hasil aksi bersih sampah ini kami mengumpulkan sekitar 200 ton sampah yang 68,6 ton di antaranya adalah sampah plastik,” kata Lintong Manik. (tof/may)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.