Jalur Pantura Terendam Banjir, Arus Lalin Dialihkan

540
Petugas dari Polres Pasuruan Kota bersiaga di jalur Pantura Kota Pasuruan yang terendam banjir, Senin (10/1/2022) malam. Foto: Amal Taufik.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Pasuruan menyebabkan Sungai Petung meluap dan membanjiri Jalur Pantura, Senin (10/01/2022). Arus lalu lintas pun dialihkan.

Wilayah yang cukup parah terdampak luapan Sungai Petung adalah Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Jalur pantura yang berada di wilayah ini terendam banjir.

Pengawas Angkutan Jalan dan Terminal UPT LLAJ Probolinggo Dishub Jatim, Yulianto mengatakan, jalur di simpang tiga Blandongan telah ditutup oleh petugas.

Kendaraam yang dari arah Probolinggo ke arah Surabaya diarahkan lewat jalur lingkar selatan, sementara itu di sisi barat, jalan ditutup di simpang empat Jalan Balaikota.

“Kendaraan yang dari arah barat diarahkan ke selatan, masuk kota,” kata Yulianto.

Baca Juga :   Meluap, Sungai Petung Lumpuhkan Pantura

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengatakan, selain Sungai Petung, ada dua sungai lain yang meluap yakni Sungai Welang dan Sungai Gembong.

Luapan Sungai Welang sempat masuk ke pemukiman warga di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Sementara luapan Sungai Gembong sempat masuk ke pemukiman warga di sekitar Jalan Diponegoro, Kota Pasuruan.

Namun begitu, kata Samsul, saat ini debit air Sungai Welang dan Sungai Gembong sudah mengalami penurunan, hanya tinggal Sungai Petung yang masih deras.

“Ini meluap ke jalan raya. Petugas semua ada di lokasi. Jalannya ditutup. Sejumlah kendaraan berhenti,” ujar Samsul. (tof/asd)