Ancam Mati Wartawan, Hasbullah Bakal Jalani Sidang Indisipliner

1225
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat menemui perwakilan wartawan dan LSM di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/1/2022).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah bakal menjalani sidang indisipliner pegawai. Proses itu menyusuli geger kalimat ancaman yang diujarkannya.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menegaskan akan menggelar sidang indisipliner agar dapat dilakukan pemeriksaan sesuai aturan, terhadap Hasbullah selaku pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara (PNS/ASN). Hal itu, dikatakan sebagai konsekuensi, sehingga Gus Irsyad –sapaan karibnya- mengambil sikap sebagaimana kewenangan yang dimilikinya.

“Saya ikuti aturan dan ketentuan. Kita akan panggil Saudara Hasbullah dalam sidang Indispliner PNS dan kita BAP sampai sejauh mana tingkat kesalahan dan sanksi apa yang diberikan,” kata Gus Irsyad saat berdialog dengan perwakilan wartawan dan LSM di Ruang Segoropuro, Pendopo Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/01/2022).

Baca Juga :   Kasus Corona per 12 Juni, 25 Warga Kabupaten Pasuruan Positif

Pemeriksaan yang biasanya dilakukan oleh tim pertimbangan kepegawaian tersebut akan mencari motif ataupun alasan kalimat “ancam mati” oleh Hasbullah terhadap wartawan dan LSM setelah dilantik menjabat kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan pada 17 Januari 2022 itu.

Sebelumnya, Gus Irsyad menyampaikan permohonan maaf terkait tebar ancaman Hasbullah yang dianggapnya telah menyinggung profesi wartawan dan posisi LSM.

“Dari hati yang paling dalam, saya meminta maaf karena saya adalah pembina sekaligus pimpinan. Baik buruknya kepala dinas saya, tetap saya yang akan menjadi sasaran karena saya yang mengangkat dan memberikan SK kepada beliau,” ucap Gus Irsyad.

Diberitakan sebelumnya, video pidato Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah viral dan menjadi perbincangan di media sosial. Dalam video, Hasbullah ucapkan ancaman mati terhadap wartawan dan LSM.

Baca Juga :   Woro-Woro! Rabu Esok Kenduren Mas Bakal Ada Disini

Berikut kalimat ancamannya:

“Katek ganggu kepemimpinanku, ganggu sekolahan ati-ati. Mati awakmu ngkok yo! kepala sekolah semuanya ga usah takut sama LSM, sama siapa, ini perwakilan e iki ya. Iki nyoting, grup golongan wartawan-LSM sebarin ya. Ojo sampek ganggu @!** mati!!”.

(mil/ono)