Minyak Goreng Tetiba “Menghilang”, Begini Kata Disperindag Pasuruan

1020
Pasuruan (wartabromo.com) – Warga hingga pedagang mengeluhkan susahnya mencari minyak goreng. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan kemudian mengurai penyebabnya. Kepala Disperindag Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan monitoring terkait langkanya stok minyak goreng di sejumlah pasar tradisional maupun toko ritel. Hasilnya, keterbatasan pengiriman migor dari distributor masih menjadi penyebabnya. “Sejauh ini, laporan yang diterima memang pasokan dari distributor terbatas,” ucap Yanuar saat dikonfirmasi wartabromo.com, Jumat (18/2/2022). Selain melakukan monitoring migor secara rutin, pihaknya sudah melaporkan kelangkaan minyak goreng di toko ritel maupun pasar sejak beberapa hari yang lalu. Untuk itu, Disperindag akan segera melakukan operasi pasar setelah mendapat persetujuan dari pusat.
Baca Juga :   Cerita Lengkap Pria yang Berjalan Kaki dari Bangil, Minta Keadilan Kapolri
“Sudah menyurati kemendag, pemprov hingga usul operasi pasar karena langka,” katanya. Terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Mita Cristiani mengatakan, sesuai dengan arahan Disperindag Provinsi Jawa Timur, pihaknya diharapkan untuk kordinasi dengan pihak distributor minyak. Hal itu dilakukan untuk mencukupi kebutuhan di lapangan. “Operasi pasar dilakukan pada akhir Januari lalu, sudah kami lakukan. Tetapi, memang barang dilapangan masih belum stabil,” kata Mita beberapa waktu yang lalu. Ia berencana melakukan operasi pasar yang kedua. Tetapi, ini dilakukan setelah pihaknya melakukan kordinasi dengan distributor. Kordinasi sendiri rencananya bakal dilakukan dalam waktu dekat ini. (don/may) Baca juga: Masih Langka, Penjual Gorengan Hingga Warga Susah Cari Migor