Bersih-bersih Serentak se-Kota Pasuruan, Kumuhnya Pasar Jadi Sorotan Gus Ipul

947
Kegiatan bersih-bersih yang digelar serentak se-Kota Pasuruan, Minggu (20/2/2022). Foto: Amal Taufik.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemkot Pasuruan melaksanakan bersih-bersih kota pada Minggu (20/02/2022). Kumuhnya pasar jadi sorotan.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW diajak berpartisipasi dalam acara bersih-bersih yang digelar serentak se-Kota Pasuruan kali ini.

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama sejumlah pejabat pemkot melakukan bersih-bersih di sekitar Pasar Besar Kota Pasuruan.

“Kita mulai toiletnya resik, omahe resik, sekarang pasarnya resik. Ini PR Kota Pasuruan, terutama soal pasar,” ujar Gus Ipul.

Di Kota Pasuruan saat ini ada enam pasar. Menurut Gus Ipul, tiga di antaranya perlu diperhatikan secara serius, yakni Pasar Kebonagung, Pasar Besar, dan Pasar Gading.

Baca Juga :   Gagal Lelang, Pemkot Batal Bagikan Kain Seragam SD-SMP

Ia menilai sarana prasarana pasar masih minim. Kedua, penataan pasar sama sekali tidak nampak. Ketiga, dalam beberapa tahun terakhir tidak ada pembangunan yang cukup berarti.

Untuk Pasar Besar, kata Gus Ipul, pemkot sudah memiliki detail engineering design (DED). Kebutuhan total untuk merehab pasar sebesar Rp125 miliar, namun mandek karena anggaran tidak cukup.

“Kalau toh nanti uang pemkot tidak cukup, saya akan coba gubernur, ke pusat, untuk minta bantuan. Mari kita ingin mulai (membangun) tahap demi tahap,” imbuhnya.

Selain itu, Sekjen PBNU tersebut akan mengajak OPD beserta pedagang di pasar agar lebih peduli merawat pasar mereka. Ia berharap, jika pasar lebih bersih dan terawat pembeli akan nyaman dan makin banyak pembeli datang.

Baca Juga :   Diduga karena Limbah, Air Kali Wrati Mendadak Berwarna Merah

“Saya lagi minta dibuatkan desain ke PUPR untuk mempermudah akses ke lantai 2 (Pasar Besar), mungkin dengan tangga berjalan. Ini masalahnya orang tumpah ke bawah semua. Ini yang kita akan tata,” pungkas Gus Ipul. (tof/asd)