Tak Tahu Bromo Libur Nyepi, Puluhan Wisatawan Putar Balik

783
Suasana di permukiman menuju Bromo.

Sukapura (WartaBromo.com) – Puluhan wisatawan yang berkunjung ke Bromo, harus putar balik pada Kamis (3/3/2022). Itu terjadi lantaran mereka tidak mengetahui bila objek wisata itu tengah tutup bersamaan dengan Perayaan Nyepi, hari ini.

Namun, penutupan itu rupanya belum sepenuhnya diketahui masyarakat. Terbukti masih banyak wisatawan yang berdatangan dan harus dihalau petugas.

Seperti yang dialami oleh Fachrudi, wisatawan asal Bengkulu. Bersama keluarga, ia sejatinya akan berwisata ke Pulau Bali. Namun karena di Pelabuhan Ketapang sudah ditutup, dirinya terpaksa kembali.

“Tadinya emang mau ke Bali, tapi disana kan tutup, di pelabuhan. Akhirnya balik. Di perjalanan, kepikiran untuk ke Bromo. Ya spontan aja ke sini, tidak tahu kalau di sini juga Nyepi,” ujarnya.

Baca Juga :   Masuk Tempat Wisata di Probolinggo Harus Punya Sertifikat Vaksin

Fachrudi pun mengakui, jika dirinya tidak mencari informasi soal Bromo ketika perayaan Nyepi. Padahal, pihak BB TNBTS, sudah mengumumkan lewat akun instagram resmi mereka perihal penutupan ini.

Sementara itu, selama pelaksanaan Catur Brata Penyepian, tim keamanan gabungan patroli ke seluruh penjuru desa. Mengantisipasi tindak kriminal, maupun kondisi darurat seperti orang sakit, melahirkan maupun kondisi darurat lainnya.

Untuk menghalau wisatawan masuk ke kawasan pemukiman warga Tengger, TNI, Polri, Satpol PP, Linmas dan Jagabaya desa, berjaga di perbatasan Desa Wonokerto, Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Juga akses masuk menuju kawasan wisata Bromo.

“Ini sudah tahun ke empat penutupan wisata saat Hari Raya Nyepi. Sebagai bentuk toleransi pada warga Hindu Tengger. Agar ibadah saudara kita berjalan khidmat dan khusyuk tanpa ada gangguan,” kata Camat Sukapura, Rochmad Widiarto. (lai/saw/asd)