Cerita si Kamil: Berjuang Melawan Sakit, Rumah pun Hilang Terbawa Banjir

711

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dusun Suko, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, menjadi salah satu lokasi terparah banjir Pasuruan pada Selasa (8/3/2022) lalu.

Data sementara, sedikitnya enam rumah rusak akibat peristiwa yang disebabkan luapan Kali Welang itu. Satu di antaranya bahkan hanya menyisakan tanah.

Bagi Kamil, salah satu korban, bencana yang terjadi kala itu itu ibarat ungakapan ‘sudah jatuh tertimpa tangga’.

Betapa tidak. Selama beberapa tahun terakhir ini, pria itu banyak menghabiskan waktu di pembaringan. “Kebetulan, beliau memang sakit, jadi di rumah terus,” kata Subakir, warga setempat.

Subakir yang tinggal tak jauh dari bekas rumah Kamil pun menceritakan bagaimana banjir menerjang kampungnya itu. Saat itu, malam baru saja menyambut setelah hujan deras mengguyur sejak Selasa (8/3/2022) siang.

Baca Juga :   Puluhan Titik Api Tersebar di Pasuruan hingga Lumajang

Menjelang petang, debiit air Kali Welang yang ada di belakang rumah warga terus meningkat. Hingga kemudian, tepat saat hari sudah gelap, air meluber ke permukiman.

Oleh cucunya, Kamil lantas dievakuasi. “Pas air mulai masuk, cucunya bawa Kamil ke rumahnya. Kebetulan bersebelahan,” ungkap Subakir.

Benar saja. Tak lama kemudian, tanggul Kali Welang yang ada di belakang rumah warga jebol. Derasnya arus sungai bahkan menghempaskan rumah Kamil. Ambruk, rata dengan tanah.

Kala WartaBromo ke lokasi, Rabu (9/3/2022) lalu, lahan tempat rumah Kamil berdiri terlihat kosong. Hanya ada beberapa puing yang tersangkut pohon serta tegel yang masih menempel pada lantai. (tof/asd)