Wujudkan Pasuruan Kota Madinah, Bank Jatim Support Pengembangan Wisata Heritage melalui Pasuruan Jazz Harmonie

874

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemkot Pasuruan dan Bank Jatim kembali bersinergi. Kali ini, dua instansi ini saling mensupport dalam acara bertajuk “Pas Harmonie”. Suguhan istimewa dengan menghadirkan pameran produk UMKM dan hiburan music Jazz dengan hadirnya artis ibukota Trie Utami dan Tohpati.

Bak Jatim Pasuruan merupakan sponsor utama dalam kegiatan yang digelar Sabtu malam (26/03) itu. Beberapa kali banner logo Bank Jatim terpampang di layar kaca Videotron. Umbul-umbul dan spanduk Bank Jatim juga menghiasi sepanjang jalan Pahlawan. Berderet rapi di depan stand-stand pameran.

HERITAGE: Wali Kota, Bupati Pasuruan, dan tamu undangan lain termasuk Deddy Ajie Wijaya (ketiga dari kiri) berfoto bersama di depan gedung Harmonie yang bakal dijadikan wisata heritage Kota Pasuruan.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan, Deddy Ajie Wijaya juga sempat dipanggil Walikota Saifullah Yusuf untuk naik di atas panggung. Gus Ipul juga ikut berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan Bank Jatim untuk acara tersebut.

“Terima kasih Bank Jatim. Pak Deddy. Atas dukungan dan support dalam acara ini. Sehingga acara ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Walikota Saifullah Yusuf kepada Deddy Ajie di halaman Gedung Harmonie.

Baca Juga :   Trip Edukatif Ala Pemuda Pasuruan, Melawat Cagar Budaya

Gedung Harmonie sendiri sudah lama dipikirkan Pemkot Pasuruan untuk berubah. Pemkot berupaya mewujudkan wisata heritage dengan mempercantik bangunan bersejarah seperti Gedung Harmonie di Jalan Pahlawan Kota Pasuruan.

Bangunan gedung ini merupakan peninggalan zaman belanda. Dulu dikenal sebagai gedung Societeit De Harmonie. Sebelum menjadi gedung Harmonie, fungsi bangunan ini sempat dijadikan sarana pendidikan bernama SMK Untung Suropati.

Fungsi gedung Harmonie ini nanti menjadi salah satu daya tarik wisata heritage di Kota Pasuruan. Selain mempercantik Gedung Harmoni, Pemkot Pasuruan juga akan merenovasi tampilan Makam Pahlawan (TMP), Taman Kota, dan Gedung P3GI yang akan diintegrasikan. Sehingga menjadi salah satu wisata heritage Kota Pasuruan.

Baca Juga :   Tahun ini, TNBTS Target PNBP 20 Miliar

“Kita satukan gedung Harmonie, Taman Kota, TMP, dan P3GI ini di sepanjang Jl Pahlawan sebagai wisata sejarah, dan nantinya akan kita buat festival setiap bulan,” kata Gus Ipul mengatakan konsepnya beberapa waktu lalu.

SPONSOR UTAMA: Logo Bank Jatim terpampang di videotron sebagai sponsorship dalam acara pameran produk UMKM dan Pas Harmonie. (Foto bawah); umbul-umbul Bank Jatim berjajar di depan stand di sepanjang jalan Pahlawan.

Sementara itu, Deddy Ajie menambahkan dalam acara Sabtu malam itu, Bank Jatim ikut berperan dalam memfasilitasi para pedagang/UMKM. Para pedagang juga diberikan QRIS secara gratis dan rekening Bank Jatim untuk bertransaksi non tunai. QRIS sendiri merupakan kepanjangan dari Quick Response Code Indonesian Standart.

“QRIS adalah standar barcode yang dikeluarkan Bank Indonesia  sebagai salah satu metode pembayaran atau transfer yang bisa dipakai bank. Termasuk Bank Jatim,” ujar Deddy Ajie Wijaya.

SALAM BANK JATIM: Deddy Ajie bersama pegawainya di stand Bank Jatim dengan salam khas.

Sebelum acara dimulai, tadi malam Bank Jatim menurunkan beberapa pegawai untuk membagikan QRIS. Juga rekening Bank Jatim. Sekaligus mengajarkan kepada para pedagang/UMKM pengaplikasian JConnect Mobile untuk mempermudah bertransaksi. Untuk bisa mengaplikasikan JConenct Mobile, cukup download di play store.

Baca Juga :   Pemkot Pasuruan Pastikan Perayaan Natal Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Untuk bisa melayani dengan baik, Bank Jatim Pasuruan menurunkan sekitar 15 pegawai untuk mengenalkan QRIS dan produk Bank Jatim lainnya seperti kredit, tabungan pensiunan, dan tabungan prioritas. “Semua pedagang yang hadir sudah kami daftarkan QRIS,” tegasnya.

Informasi yang diperoleh Bank Jatim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, malam itu sudah ada sekitar 25 pedagang/IKM yang bergabung. Itu berarti Bank Jatim semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat di Jawa Timur, khususnya di Pasuruan (Kota/Kabupaten).

Jika dikalkulasi dari awal, sudah ada sekitar 2.000-an QRIS terpasang untuk UMKM dan IKM Pasuruan. Itu berarti para pedagang dan pengerajin UMKM sudah merasakan manfaat QRIS dan kemudahan bertransaksi non tunai untuk keperluan mereka. (day/*)