PAD Kota Pasuruan Meleset dari Target saat Ekonomi Tumbuh Pesat, Apa Sebab?

776
Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul saat menyampaikan nota pengantar keuangan, Kamis (31/3/2022). Foto: Amal Taufik.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pendapatan daerah Kota Pasuruan tahun 2021 lalu melampaui target. Namun demikian, pada sisi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD), Kota Pasuruan hanya tercapai 81,93 persen.

Hal ini terungkap dalam nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2021 yang dibacakan Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pada Senin (28/03/2022).

Gus Ipul mengatakan, sebelumnya pendapatan daerah Kota Pasuruan tahun 2021 secara ditargetkan sebesar Rp777.037.738.110. Saat tutup tahun, terealisasi sebssar Rp814.218.500.000 atau 104,78 persen.

Sejauh ini, komposisi pendapatan daerah masih didominasi transfer dari pusat. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pemkot menargetkan pendapatan transfer sebesar Rp637.984.111.620 dan terealisasi sebesar Rp700.206.060.982 atau 109,75 persen.

Baca Juga :   Wali Kota Pasuruan Buka Lokakarya Kampung KB Tahun 2020

“Pendapatan asli daerah yang ditargetkan sebesar Rp130.301.659.434 terealisasi sebesar Rp106.750.480.533 atau 81,93 persen,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, untuk lain-lain pendapatan yang sah yang ditargetkan sebesar Rp8.751.967.056, terealisasi sebesar Rp7.261.959.480 atau 82,98 persen.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menyebut, pertumbuhan ekonomi Kota Pasuruan tahun 2021 meningkat cukup signifikan.

Pada tahun 2020 prekonomian Kota Pasuruan mengalami kontraksi hingga minus 4,33 persen. Sementara tahun 2021 meroket menjadi 3,64 persen.

“Hal ini karena pandemi mulai membaik. Masyarakat mulai beraktivitas seperti biasa. Peraturan tentang makan di tempat umum mulai dilonggarkan,” ujar Gus Ipul. (tof/asd)