3 Juta Warga di Jatim Terima BLT Migor dari Kemensos

390

Surabaya (wartabromo.com) — Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, menyerahkan secara simbolis bantuan sosial kepada penerima manfaat ( KPM ) yang berada di 3 wilayah di Jawa Timur yakni Sumenep, Surabaya dan Gresik.

Selain BLT Minyak Goreng, Presiden Joko Widodo bersama Mensos juga menyerahkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH), BLT Minyak Goreng untuk PKL, dan Bantuan Modal Kerja yang di wakili oleh 100 KPM.

Dalam rangkaian kunjungan kerja penyerahan bansos dan BLT tersebut, Presiden Jokowi dan Mensos Risma dielu elukan penerima KPM yang rata rata adalah para ibu. Presiden juga menyempatkan untuk berdialog singkat dengan KPM menanyakan kabar dan memastikan bantuan digunakan untuk keperluan yang mendesak.

“Mau untuk apa bantuannya?” Sapa Presiden kepada ibu-ibu yang hadir.

” Tambah modal usaha Pak Presiden ” jawab ibu – ibu lantang.

Baca Juga :   Migor Masih Langka, Pedagang di Kota Pasuruan Milih Kulakan via Online

Sementara sebagian lagi menjawab untuk membeli sembako.

Presiden juga menanyakan BMK, apakah sudah diterima oleh masyarakat . Dan rata rata para penerima KPM menyatakab sudah menerima bantuan modak kerja dari pemerintah yang besarnya mencapai Rp 1,2 juta per orang.

Hal menggelitik terjadi ketika Presiden menanyakan bantuan tersebut apakah cukup atau kurang

“Kurang apa cukup bantuannya?” kata Presiden.0Surabaya (wartabromo.com)  — Presiden RI Joko Widodo didampingi  Menteri Sosial Tri Rismaharini, menyerahkan secara simbolis bantuan sosial kepada penerima manfaat ( KPM ) yang berada di 3 wilayah di Jawa Timur yakni Sumenep, Surabaya dan Gresik.

Selain BLT Minyak Goreng,  Presiden Joko Widodo bersama Mensos juga  menyerahkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH), BLT Minyak Goreng untuk PKL, dan Bantuan Modal Kerja yang di wakili oleh 100 KPM.

Dalam rangkain kunjungan kerja penyerahan bansos dan BLT tersebut,  Presiden Jokowi dan Mensos Risma dielu elukan penerima KPM yang rata rata adalah para ibu. Presiden juga menyempatkan untuk berdialog singkat dengan KPM menanyakan kabar dan memastikan bantuan digunakan untuk keperluan yang mendesak.

Baca Juga :   Minyak Goreng Tetiba “Menghilang”, Begini Kata Disperindag Pasuruan

“Mau untuk apa bantuannya?” Sapa Presiden kepada ibu-ibu yang hadir.

” Tambah modal usaha Pak Presiden ”  jawab ibu – ibu lantang. Sementara sebagian lagi menjawab untuk membeli sembako.

Presiden juga menanyakan  BMK, apakah sudah diterima oleh masyarakat . Dan rata rata para penerima KPM menyatakab sudah menerima bantuan modak kerja dari pemerintah yang besarnya mencapai Rp 1,2 juta per orang. Hal menggelitik terjadi ketika Presiden menanyakan bantuan tersebut apakah cukup atau kurang

“Kurang apa cukup bantuannya?” kata Presiden.

Spontan para ibu penerima bantuan menyampaikan kurang banyak dan berharap ditambahkan besarannya.

“Kurang pak  ” Teriak ibu-ibu

Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo mengapresiasi langkah cepat dan tepat Kemensos dalam penyaluran BLT Minyak Goreng. Presiden melihat secara langsung bantuan tersebut menyebar sangat cepat di seluruh Indonesia dan diterima tepat sasaran.

Baca Juga :   Demi Migor Murah, Warga di Kota Pasuruan Rela Antre Mengular

Sementara itu Mensos Tri Rismaharini menyampaikan bahwa penyaluran bansos khususnya BLT Minyak Goreng masih terus berlangsung. Sejauh ini tidak ada kendala dan terus berjalan sesua target dari pemerintah.

” Progesnya dalam salur BLT Minyak Goreng cukup menggembirakan. Insya Allah sesuai arahan Presiden, sebelum Lebaran sudah bisa dituntaskan,” kata Mensos.

Executive Vice President Regiional Jawa-Bali-Nusa Tenggara Agus Aribowo menyatakan, salur BLT Minyak Goreng berjalan dengan baik. Data BLT Minyak Goreng di Jawa Timur sebanyak 3.098.115 KPM. Sampai saat ini sudah tersalur sebanyak 2.346.892 KPM (75,75%),” kata Agus.