78 Ribu Ternak di Probolinggo Berpotensi Terjangkit PMK

447
Sapi di Probolinggo yang mulai terserang wabah PMK. Foto: Happy Lailatu Ansa.

Probolinggo (WartaBromo) – Sekitar 78 ribu ternak sapi di Kabupaten Probolinggo berpotensi terjangkit PMK (penyakit mulut dan kuku). Pemerintah mengimbau peternak tidak panik dan melakukan vaksinasi.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) setempat mengatakan, puluhan ribu ternak itu dimiliki oleh 41 peternak. “Tersebar di Kecamatan Wonomerto, Kuripan dan Bantaran,” kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi, Kamis (12/5/2022).

Kendati demikian, lanjut dia, DPKH meminta agar masyarakat, khususnya peternak tidak panik. Penyakit itu bisa sembuh setelah diisolasi selama 14 hari sejak pertama kali terdeteksi.

“Maka tindakannya harus dipisah dari hewan yang lain. Virus itu tidak menular kepada manusia karena bukan zoonosis,” terang ia.

Baca Juga :   Wabah Virus Corona Merebak, Tidak Ada Aktivitas Belajar Mengajar di Cina

Ternak yang terjangkit PMK, dapat disuntik dengan vitamin B Complex. Tujuannya untuk menjaga kesehatan ternak tersebut.

Tindak non medis dapat berupa pemberian jamu empon-empon ditambah telur dan madu, supaya menambah nafsu makannya. Juga pemberian pola pakan itu harus pakan hijauan dicacah dulu agar sapi mudah untuk memakannya.

“Penyakit mulut dan kuku pada ternak itu bisa sembuh dengan catatan ada vaksinasi selama 2 kali dengan jenjang waktu 3 hari. Setelah hari ke-14 bisa terdeksi kesembuhannya,” tandas pejabat asal Kecamatan Krejengan itu. (lai/saw/asd)