Belum Temukan Kasus Hepatitis Akut di Kota Pasuruan, Dinkes: Tetap Harus Waspada

350
dr. Sherly Marlena, plt Kadinas Kesehatan Kota Pasuruan saat ditemui di kantornya Jumat, (18/1/2019).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kasus hepatitis akut misterius belum ditemukan di Kota Pasuruan. Namun begitu pemkot mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap penyakit ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena mengatakan, hepatitis akut yang saat ini ramai menjadi perbincangan belum diketahui penyebabnya.

“Hepatitis yang lagi ramai sekarang belum diketahui penyebabnya. Bukan disebabkan virus A, B, C, D, E,” kata Shierly, Kamis (12/05/2022).

Meski di beberapa beberapa daerah sudah ditemukan kasus hepatitis akut, Shierly memastikan di Kota Pasuruan sampai saat ini belum ada temuan.

Ia menjelaskan gejala-gejala hepatitis akut misterius ini antara lain demam, mual, muntah, sakit perut, diare, dan urine berwarna gelap.

Baca Juga :   Jadi Rujukan Covid-19, RSUD Dr. R. Soedarsono Siapkan 4 Ruang Isolasi

“Jika ada yang mengalami gejala segera dibawa ke faskes terdekat, minimal puskesmas. Nanti biar dilaporkan,” imbuh Shierly.

Tak hanya itu, hepatitis akut misterius ini juga menular. Untuk itu pihaknya mengimbau agar warga terus menerapkan pola hidup sehat.

Dilansir dari kompas.com, hepatitis akut misterius ini telah menyebar di lima provinsi antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Bangka Belitung. Di DKI Jakarta, hingga Kamis (12/5/2022), total 21 kasus dengan pasien anak-anak dan orang dewasa. (tof/asd)