Peternak, Begini Cara Mencegah Sapi Tidak Terkena Penyakit Mulut dan Kuku

1038
Peternak memberi pakan sapi di Pasuruan. (Foto untuk Ilustasi)

Lumajang (WartaBromo.com) – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang ternak di Lumajang hingga Probolinggo. Ada beberapa pencegahan yang bisa dilakukan petani, untuk mencegah penularan PMK.

Infeksi ini disebabkan oleh virus RNA. Penularannya terjadi secara cepat karena kontak langsung dengan hewan tertular, melalui alat hingga udara.

Dokter Hewan Linda Tri mengatakan, PMK bisa menyerang hewan ruminansia. Seperti sapi, kambing, unta hingga kerbau.

Ada beberapa cara untuk mencegah penyebaran virus PMK. Yakni:

  1. Menyemprotkan disinfektan

Penyemprotan disinfektan ini harus dilakukan secara berkala di kendang hewan ternak. Supaya kendang tetap steril dan sapi tidak tertular virus.

  1. Beri vitamin kepada ternak

Berikutnya adalah pemberian vitamin terhadap ternak. Tak perlu mahal-mahal, bisa dengan jamu-jamuan rumahan.

Baca Juga :   Protes Kali Basin hingga Montir Cabuli Bocah | Koran Online 8 Okt

“Berikan vitamin, mineral, jamu empon-empon untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” lanjut drh Linda.

  1. Jaga ternak tetap terhidrasi

Langkah berikutnya yakni memastikan ternak tetap terhidrasi atau tidak haus. Jaga asupan air dan beri air kelapa untuk menjaga ternak terhidrasi.

  1. Beri asupan matahari yang cukup

Pastikan kendang dan ternak mendapatkan asupan matahari yang cukup. Beri waktu untuk berjemur dan buka kandang supaya terkena sinar matahari.

  1. Layukan makanan

“Layukan makanan dengan cara menjemur selama 30-60 menit di bawah sinar matahari, sebelum diberikan kepada ternak,” lanjutnya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan melalui makanan. Sebab, virus tidak bisa hidup lama di benda yang bukan “sasarannya”. Sehingga, caranya dengan mendiamkan dulu makanan sampai layu, baru diberi ke ternak. (may/asd)