Dituding ‘Aliran Sesat’, Begini Penjelasan Kelompok Mahfudijanto

1002

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kelompok Mahfudijanto akhirnya buka suara atas tudingan ‘aliran sesat’ yang diarahkan kepada kelompoknya. Ia mengaku masih menganut ajaran Islam.

Hal ini ia ungkapkan saat didatangi WartaBromo di sekitar Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Minggu (15/05/2022).

Salah satu anggota kelompok Mahfudijanto, Febri Dianto (28) membantah jika kelompoknya disebut aliran sesat. Semua pemahamannya, aku dia, berdasarkan kitab suci Al Quran.

“Kami tidak melakukan apa yang di luar Al Quran. Semua berdasar Al Quran,” kata Febri.

Beberapa tudingan pun dijawab Febri. Di antaranya ia dituding tidak memercayai otentifikasi Al Quran berbahasa arab dan hanya memercayai Al Quran yang versi terjemahan.

Menurut Febri, Al Quran berbahasa arab tetaplah otentik. Hanya saja, ia dan kelompoknya selama ini mempelajari Al Quran versi terjemahan.

Baca Juga :   Tok! MUI Tetapkan Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci

Kemudian kelompok juga dituding tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai rasul. Soal ini Febri membantahnya. Ia dan kelompoknya mengakui Muhammad sebagai rasul yang menerima wahyu dari Tuhan.

“Kami semua jalankan salat, puasa, dan zakat seperti yang diajarkan di Al Quran,” imbuh Febri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kelompok Mahfudijanto dalam dua hari terakhir membuat heboh warga Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Mereka dituding melakukan penyimpangan terhadap ajaran Islam. Beberapa tudingan itu antara lain tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai rasul hingga mengaku bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan. (tof/asd)