Makin Parah, Permukiman di Pesisir Pasuruan Kembali Terendam Air Laut

596
Permukiman warga di Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton yang tergenang banjir rob akibat meningkatnya muka laut, Rabu (18/5/2022). Foto: Romadoni.
Pasuruan (WartaBromo.com) – Banjir rob kembali terjadi di wilayah pesisir pantai Pasuruan, Rabu (18/5/2022). Bahkan, kali ini lebih parah dibanding sebelumnya. Pantauan WartaBromo.com di Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, banjir merendam puluhan rumah hingga mengganggu aktivitas warga “Ini adalah terparah sejak saya SMP, ini aja ada yang lebih setengah meter, se paha inj,” ujar Saliman (45), seorang nelayan setempat. Menyusul kejadian itu, ia terpaksa tak melaut. Saliman menyebut bila banjir rob yang terjadi merupakan fenomena rutin. Dalam setahun, bisa terjadi 2-3 kali  Akan tetapi, saat ini kondisinya makin parah. Saking parahnya, air laut sampai masuk ke rumah-rumah penduduk. Padahal, sebelumnya, peristiwa itu tak pernah terjadi. “Sebenarnya sudah rutin Mas, tapi kali ini memang parah. Sampai masuk rumah juga,” lanjutnya.
Baca Juga :   Pemkab Pasuruan Bakal Abadikan Lettu Imam sebagai Nama Gedung Perkantoran Raci
Hal serupa juga diungkap Solikh. Tempat tinggalnya bahkan sudah kemasukan air laut sejak Selasa (17/5/2022) lalu dengan ketinggian mencapai 20-30 sentimeter. “Dua kali, kemarin ini juga masuk, tapi ini parah Mas besar,” katanya. Diketahui, wilayah pesisir pantai Pasuruan yang terendam banjir adalah, Dusun Kisik, Desa Kalirejo Kecamatan Kraton, Dusun Asemraje, Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan dan Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Banjir rob atau air luapan pantai tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 wib hingga siang hari. (don/asd)