Diserang Hama Tikus, Petani Padi di Tejowangi Purwosari Terancam Gagal Panen

438

Purwosari (wartabromo.com) – Para Petani padi di Desa Tejowangi Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur terancam gagal panen pada musim tanam kali ini. Pasalnya, tanaman padi yang baru mulai tanam mengalami kerusakan akibat serangan hama tikus.

Pantauan wartabromo.com, lokasi areal persawahan yang tanaman padinya banyak mengalami kerusakan yakni terletak di Dusun Kebon Duren Desa setempat.

Sugik, salah seorang petani mengungkapkan banyak lahan milik petani yang baru mulai tanam daunnya kuning dan mati karena serangan hama tikus yang merajalela. Padahal, rata – rata baru berumur satu bulan lebih sejak tanam.

“Tikus ini menyerang pada malam hari, rata – rata di sini padi yang baru ditanam mati semua. Ya pasti gak panen lah, ” ujarnya.

Baca Juga :   Irsyad dan Hasani Jadi Warga Kehormatan Kodam Brawijaya

Para petani sendiri mengaku pasrah dengan kondisi serangan hama tikus ini lantaran beragam upaya sudah dilakukan.

“Ya gimana lagi. Tikus ini gak makan apa – apa. Lha wong padi baru ditanam. Mereka ini merusak dan memakan batang yang baru tumbuh, ” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Rudi Hartono berharap, Dinas Pertanian memperhatikan keluhan petani akibat serangan hama tikus yang ada di Kabupaten Pasuruan pada musim tanam saat ini.

“Harus ada solusi dari dinas terkait. Karena serangan hama tikus ini banyak dialami petani. Kasihan, gagal panen akan berdampak pada perekonomian warga terutama petani, “ungkap legislator yang kini duduk di komisi III.

Baca Juga :   Petani Wonorejo Panen Semangka Jumbo, Satu Buah Berbobot 11 Kg

Dirinya berjanji akan segera berkomunikasi dengan dinas terkait agar segera ditemukan cara agar ancaman gagal panen bisa diatasi.

“Atau kalau mereka yang tanamannya sudah rusak parah, ada perhatianlah, “tegas pria yang juga tinggal di Desa Tejowangi tersebut.

Untuk diketahui, warga Desa Tejowangi Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Hampir sebagian besar wilayahnya terdiri atas lahan pertanian atau persawahan. (yog/yog)